Rabu, 30 Juni 2010 23:17 WIB Sragen Share :

GPRS sinyalir adanya praktik titipan di PSB

Sragen (Espos)–Gerakan Peduli Rakyat Sragen (GPRS) meminta Komisi IV DPRD Sragen segera melakukan dengar pendapat bersama kepala sekolah (Kasek) SMP dan SMA negeri di Sragen, terutama yang menyelenggarakan rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI). GPRS menyinyalir adanya praktik titipan dalam penerimaan siswa baru (PSB) di sejumlah sekolah negeri, termasuk RSBI.

Penegasan itu disampaikan Ketua GPRS Tri Hartono dalam surat protesnya yang dilayangkan kepada DPRD Sragen, Rabu (30/6). Upaya protes tersebut didasarkan pada banyaknya keluhan masyarakat saat PSB SMP/SMA. Menurut Tri, sebagian warga mengeluh kesulitan masuk SMP/SMA/SMK negeri. Apalagi setelah dibukanya RSBI, sambungnya, menunjukan biaya pendidikan yang mahal dengan kualitas yang belum teruji.

trh

lowongan peekrjaan
PT. Integra Karya Sentosa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…