Rabu, 30 Juni 2010 10:28 WIB News Share :

Evakuasi KA Logawa, dua kereta crane didatangkan

Madiun–PT KA Daops VII berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap gerbong KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember yang terguling. PT KA mendatangkan dua kereta crane yang didatangkan dari Madiun.

KA crane sebanyak dua unit yang didatangkan ini bersiaga di sekitar rel yang rusak dan menunggu pekerja menyelesaikan tugasnya. KA crane ini didatangkan untuk melakukan evakuasi terhadap gerbong yang terguling keluar rel. Selain kereta crane, 100 pekerja didatangkan dan bekerja untuk mengembalikan posisi rel ke asalnya agar jalur selatan bisa dibuka kembali.

Pantuan di lapangan, Rabu (30/6), para pekerja rel ini sibuk bekerjasama untuk memperbaiki rel yang rusak akibat tergulingnya tiga gerbong. Pekerja ini bahu membahu agar proses perbaikan rel bisa cepat selesai.

Sementara itu gerbong KA yang anjlok itu masih tergeletak di lokasi semula dan dipasangi police line untuk menghindari masyarakat yang ingin mendekat ke lokasi tersebut. Gerbong yang masih berhamburan ini akan dievakuasi bila perbaikan rel yang rusak sudah diperbaiki.

Sementara itu, Humas Daop VII, Hariyono Wirotomo memperkirakan proses perbaikan rel akan selesai siang nanti. “Kita perkirakan evakuasi selesai siang ini,” ungkapnya.

KA yang terguling ini mendapat perhatian dari masyarakat. Masyarakat datang untuk melihat proses perbaikan dan terlihat sudah berkumpul di sekitar lokasi. Lalu lintas Surabaya-Madiun dan sebaliknya terlihat padat karena pengguna jalan mengurangi kecepatannya untuk melihat gerbong KA yang terguling.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…