Rabu, 30 Juni 2010 18:06 WIB Klaten Share :

Babysitter kena gendam, Rp 25 juta raib


Klaten (Espos)–
Yuliana, 18, seorang babysitter yang bekerja di rumah Ahmad Arison, 28, warga Perum Pesona Gayamsari, Kelurahan Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, diduga menjadi korban penipuan bermodus gendam via telepon. Akibatnya, harta benda si majikan senilai Rp 25 juta raib.

Atas kejadian itu, korban melapor ke kepolisian. Keterangan yang dihimpun, Rabu (30/6), menyebutkan, korban pada Selasa (29/6) siang, mendapat telepon dari private number yang mengaku sebagai Arison. Kebetulan, suara orang tersebut sangat mirip dengan suara Arison.

Dalam pembicaraan melalui sambungan telepon, “Arison” bercerita sedang mengalami musibah menabrak seorang polisi hingga tewas di Semarang. Pelaku meminta korban membantunya mengumpulkan barang-barang berharga di rumah dan membawanya ke Semarang untuk jaminan perkara yang menimpanya.

Korban dengan mudah menuruti permintaan itu dan mengemasi barang berharga seperti laptop, perhiasan, jam tangan, Ipod dan sebagainya.

rei

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…