Selasa, 29 Juni 2010 23:32 WIB Sport Share :

Jepang kalah, Asia tidak bersisa

Pretoria (Espos)–Drama adu penalti mengakhiri perjalanan satu-satunya wakil Asia yang masih tersisa, Jepang di Afrika Selatan 2010. Pasukan Samurai Biru gagal mencetak sejarah lolos ke perempat final untuk kali pertama setelah kalah 3-5 dalam adu penalti di Stadion Loftus Versfeld, Pretoria, Selasa (29/6).

Yuichi Komano yang menjadi penendang ketiga gagal menuntaskan tugasnya setelah tendangannya membentur mistar gawang. Sementara lima eksekutor penalti La Albirroja, julukan Paraguay, semuanya mampu menuntaskan tugasnya dengan sempurna.

Adu penalti terpaksa dilakukan setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol sepanjang babak reguler dan babak perpanjangan waktu. Ini merupakan drama adu penalti pertama di Afrika Selatan 2010 dan Dewi Fortuna ternyata lebih berpihak kepada Paraguay yang mencetak sejarah tampil kali pertama di perempat final.

Dengan hasil ini, Paraguay menjadi tim Amerika Selatan keempat di turnamen ini yang lolos dari babak 16 besar. Paraguay menyusul kesuksesan Uruguay, Argentina dan Brazil yang sudah terlebih dahulu memastikan tempat di perempat final.Paraguay selanjutnya akan menghadapi pemenang duel tim Iberia, Spanyol atau Meksiko yang berlaga Rabu (30/6) dini hari WIB.

“Tuhan berada di pihak kami. Sekarang kami menginginkan sesuatu yang lebih,” ujar pelatih Paraguay, Gerardo Martino.

“Terima kasih Tuhan kami bisa lolos, Paraguay tak pernah melangkah sejauh ini. Kami semuanya sangat senang, saya pun juga senang bisa mencetak gol penalti. Ini pertandingan yang sangat sulit karena Jepang memiliki para pemain yang sangat bagus,” ujar striker Oscar Cordozo yang dengan sempurna mengeksekusi penalti penentu kemenangan Paraguay.

Lucas Barrios hampir membuat Paraguay unggul di menit ke-20. Sayang tendangan Barrios membentur lutut Eiji Kawashima, kiper Jepang. Kedua tim pun saling bertukar ancam. Gelandang Jepang, Daisuke Matsui mengancam lewat tendangan melintirnya dari jarak 25 meter. Namun tendangan Matsui melintas di atas gawang Paraguay.

Jepang kembali menciptakan peluang, kali ini lewat aksi Keisuke Honda di menit ke-38. Namun tendangan kaki kiri Honda melenceng tipis di samping gawang Justo Villar, kiper Paraguay. Hingga paruh pertama berakhir, kedudukan bertahan imbang tanpa gol.

Memasuki 10 menit paruh kedua pertandingan, Paraguay terlihat berbahaya dan tampil menjanjikan lewat serangan intensif mereka. Edgar Benitez berhasil masuk area penalti Jepang dan melepaskan tendangan dari sisi kiri, namun tendangannya dihalau Yuji Nakazawa. Samurai Biru mencoba menciptakan peluang lewat serangan balik mereka.

Namun kedua tim kepayahan memecah kebuntuan. Kedudukan imbang tanpa gol bertahan hingga babak reguler berakhir. Pertandingan pun harus melewati babak perpanjangan waktu. Hasil imbang tanpa gol tersebut tetap tak berubah setelah melewati babak perpanjangan waktu 2X15 menit. Pemenang pertandingan akhirnya ditentukan lewat drama adu penalti.

anh/Rtr

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…