Selasa, 29 Juni 2010 22:14 WIB News Share :

Bibit sindir rekening gendut perwira polisi

Jakarta –– Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto menyindir soal rekening gendut perwira polisi yang heboh belakangan ini. Sindiran itu terlontar saat Bibit menanggapi tudingan korupsi Anggodo Widjojo atas dirinya.

“Saya pernah jadi Kapolda, kalau saya mau korupsi dari dulu, ada 230 illegal logging, satu kasus Rp 500 juta. Bisa ratusan miliar, contohnya kan ada. (Rekeningnya) Sudah gendut,” kata Bibit.

Hal itu disampaikan Bibit dalam acara Obrolan Langsat di warung angkringan, Jl Langsat, Kebayoran, Jaksel, Selasa (29/6).

Bibit mengatakan, di usia 68 tahun saat ini, ia hanya berserah kepada Tuhan atas apa yang dia alami. Ia menyebut dirinya hanya sebagai wayang yang digerakan Tuhan sebagai dalangnya.

“Ada yg tersembunyi di balik cobaan ini,” kata Bibit tentang kasus dugaan pemerasan yang masih belum jelas penyelesaiannya.

Chandra M Hamzah, Wakil Ketua KPK yang juga mengalami nasib serupa dengan Bibit, mengatakan, kasus yang melilitnya sebenarnya mudah diselesaikan asal ada kemuan dari sejumlah pihak.

“Yang membuat kami bertahan saat ini karena kami yakin kami tidak bersalah, terserah hakim akan memutuskan apa,” kata Chandra.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
PT BACH MULTI GLOBAL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…