Sabtu, 12 Juni 2010 16:45 WIB News Share :

Suhu perairan laut Indonesia masih tinggi

Cilacap–Stasiun Meteorologi Cilacap, Jawa Tengah, memprakirakan suhu permukaan laut di Indonesia masih tinggi sehingga berpotensi membentuk awan hujan.

Analis cuaca Stasiun Meteorologi Cilacap Mas Pudjiono, Sabtu (12/6), mengatakan saat ini rata-rata suhu di perairan Indonesia mencapai 30 derajat Celcius sehingga penguapannya masih tinggi dan berpotensi membentuk awan hujan.

Selain itu, kata dia, suhu di perairan Afrika yang lebih rendah dari Indonesia menyebabkan awan hujan dari arah barat bergerak ke timur dan mengakibatkan hujan di sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Menurut dia, kondisi yang sama juga terjadi di Papua karena suhu di Samudera Pasifik lebih rendah dari Indonesia sehingga awan hujan bergerak ke arah barat.

“Dengan demikian, secara umum musim kemarau di Indonesia mengalami kemunduran. Khusus di wilayah Jawa Tengah bagian selatan diprakirakan memasuki musim kemarau pada akhir Juni hingga awal Juli,” katanya.

Dia mencontohkan wilayah Kabupaten Cilacap bagian selatan (pesisir) yang biasanya memasuki musim kemarau pada dasarian (10 hari pertama, red.) pertama Juni, hingga saat ini masih sering diguyur hujan.

Menurut dia, curah hujan di wilayah tersebut selama dasarian pertama Juni hampir mencapai 100 milimeter. “Untuk wilayah utara Kabupaten Cilacap diprakirakan memasuki musim kemarau pertengahan Juni karena curah hujannya saat ini relatif ringan, rata-rata sembilan milimeter,” katanya.

Disinggung mengenai prakiraan cuaca di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Minggu (13/6), dia mengatakan, secara umum diprakirakan berawan sebagian hingga berawan dan berpeluang terjadi hujan ringan hingga sedang yang kadang disertai petir antara sore hingga pagi hari.

Menurut dia, angin di wilayah ini umumnya bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara lima hingga 35 kilometer per jam.

Ia mengatakan, perairan selatan Jateng dan DIY juga diprakirakan berawan sebagian hingga berawan dan berpeluang hujan antara malam hingga pagi hari.

“Angin di wilayah perairan diprakirakan bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar antara 20-50 km/jam. Tinggi gelombang berkisar antara 0,7-3 meter,” katanya.

ant/rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…