Senin, 31 Mei 2010 15:55 WIB Klaten Share :

Warga di empat desa diminta waspadai Leptospirosis

Klaten (Espos)–Sejumlah warga di empat desa yang tersebar di empat kecamatan di Klaten diminta mewaspadai penyakit Leptospirosis menyusul ditemukannya warga setempat yang terpapar positif terjangkit bakteri yang bersumber dari kencing tikus ini.

Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Herry Martanto kepada Espos mengatakan, keempat desa itu adalah Belangwetan di Kecamatan Klaten Utara, Karangjoho di Kecamatan Karangdowo, Kenaiban di Kecamatan Juwiring dan Senden di Kecamatan Ngawen.
Menurutnya, di masing-masing desa tersebut pernah terdapat satu warga yang dinyatakan positif terpapar penyakit Leptospirosis dalam kurun waktu satu hingga dua tahun terakhir.

Herry menambahkan, penyakit Leptospirosis lebih banyak menjangkiti warga di usia produktif. Umunya mereka berprofesi sebagai petani. Penularan bakteri lepstospira ke manusia itu biasanya melalui kaki yang terluka.

mkd

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…