Senin, 31 Mei 2010 12:44 WIB Tak Berkategori Share :

Terry yakin Inggris takkan ulangi kesalahan

Pemain belakang John Terry menegaskan Timnas Inggris banyak belajar dari kegagalan di Piala Dunia (PD) 2006. Inggris yang saat itu memiliki skuat terbaik, akhirnya hanya mampu bertahan sampai perempatfinal setelah disingkirkan Portugal melalui drama adu penalti.

“Banyak yang membicarakan kegagalan Inggris dalam adu penalti. Perlu saya tegaskan, semua pemain di skuat ini selalu dibayang-bayangi oleh kekalahan itu. Namun, kami telah belajar dari kegagalan itu,” tandas Terry dikutip goal.com, Sabtu (29/5).

Kapten Chelsea ini mengungkapkan Inggris tidak akan mengulangi kesalahan empat tahun lalu di Jerman. Menurut Terry, kini pasukan The Three Lions tak lagi merasa cemas dibandingkan saat mereka tampil di Jerman.

“Kami tahu, apa pun yang terjadi di Afrika Selatan, kami tidak akan pernah merasa lebih buruk dibandingkan dengan di Jerman. Kami memanfaatkan pengalaman tersebut untuk memperbaiki diri,” tegasnya.

John Terry juga mengungkapkan rasa bangganya menjadi bagian dari Timnas Inggris dan warga negara Inggris. Karena itu, bek andalan The Three Lions ini menyatakan akan memberikan yang terbaik di Piala Dunia 2010.

“Saya sangat bangga menjadi orang Inggris,” ungkapnya saat melakukan persiapan menghadapi laga uji coba Inggris melawan Jepang.

“Bulu kuduk saya langsung berdiri setiap kali menyanyikan lagu kebangsaan. Saya tak bisa menggambarkan emosi yang muncul ketika ribuan fans menyanyikan lagu God Save The Queen,” ujar Terry lagi seperti dikutip The Sun.

“Semua itu merupakan perasaan terbaik yang pernah saya rasakan selama berada di lapangan. Sejak itulah, saya langsung membusungkan dada dan siap untuk melakoni setiap pertandingan.”
Ditambahkannya, sukses mengantar Inggris menjadi satu-satunya ambisi yang dibawanya di Piala Dunia 2010. Bukan hanya untuk menuntaskan dahaga gelar juara, tapi juga memuaskan semua fans di penjuru negeri.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang fans lakukan, dan sangat ingin memberikan balasan untuk mereka di Piala Dunia kali ini. Jika saya tak bermain untuk Inggris, saya pastinya berada di sana bersama fans, karena saya sadar bagaimana menjadi warga negara Inggris,” tegas Terry.

Senada, rekan Terry, Frank Lampard, juga mengaku optimis Inggris kali ini bakal meraih sukses. Menurutnya, Inggris telah berubah menjadi tim yang solid, karena pelatih Capello selalu tegas dalam hal kedisiplinan.

“Dulu, kami kurang percaya diri bisa mengalahkan siapa pun. Kini, kami memiliki keyakinan yang begitu kuat setiap kali masuk lapangan,” tegas Lampard.

JIBI/SOLOPOS/vdy

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…