Senin, 31 Mei 2010 14:21 WIB Sepak Bola Share :

Ronaldo kapten tim nasional Portugal

Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, mengaku sudah terbiasa dengan tekanan yang ditujukan padanya saat melakoni laga penting. Namun saat berseragam Timnas Portugal, tekanan yang dirasakan Ronaldo jauh lebih besar.

Ronaldo membawa Portugal terbang menuju Afrika Selatan berbekal hasil imbang versus tim gurem Kepulauan Cape Verde 0-0. Gelandang Real Madrid ini sadar dirinya memiliki kesempatan untuk membuat kagum banyak orang di Afrika Selatan nanti. Namun, karena tuntutan itu juga yang membuat tekanan terhadap pemain berjuluk CR9 semakin besar.

“Mengenakan ban kapten adalah sebuah kehormatan dan kebanggaan. Saya tidak keberatan jika akhirnya banyak tuntutan kepada saya. Namun terkadang tuntutan itu terlalu berlebihan dan justru kembali menimpa diri saya,” ujar Ronaldo kepada News of The World, Minggu (30/5).

“Saya terbiasa dengan tekanan. Namun saya akui tekanan yang saya rasakan saat ini jauh lebih besar dibandingkan saat bermain bersama Real Madrid. Tapi saya selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik dan membawa nama Portugal sejauh mungkin di Piala Dunia. Satu orang tak bisa membawa kemenangan, dan tim bukanlah terdiri hanya satu pemain,” urainya.

Nama Ronaldo selalu dekat dengan pujian dan cemoohan. Namun ia menilai ejekan yang kerap ia dapat ketimbang pujian. Di Piala Dunia nanti ia tidak ingin jadi sasaran cemoohan fans atau pemain jika ia tampil buruk.

“Saya seorang penghibur, itulah pekerjaan saya. Setiap orang menyukai sepak bola begitu juga saya. Saya tidak mengerti mengapa mereka (fans) mengejek saya. Mungkin mereka menganggap saya sebagai lawan yang berbahaya. Saya sudah mengalaminya dan tahu apa yang seharusnya tidak saya lakukan,” sambung mantan bintang Manchester United ini.

“Saya tidak boleh bereaksi negatif, kendati kadang sulit untuk mengendalikan emosi. Saya tidak peduli ejekan mereka, justru itu menambah kuat. Apapun yang mereka lakukan saya akan membantu tim. Saya tidak akan merubah diri saya dan gaya bermain saya,” tutur Ronaldo.

Kehidupan pribadi adalah sesuatu yang sangat dijaga oleh pemain sayap Portugal ini. Sehingga tak salah jika Ronaldo tidak ingin mencampuradukkan kehidupan pribadinya di lapangan.

“Semuanya tentang Crsitiano Ronaldo hanyalah sekadar gosip. Apapun yang saya lakukan mengundang ketertarikan media. Saya terbiasa jadi bahan berita dan kebanyakan tidak benar. Saya pikir banyak orang yang tidak mengenal Ronaldo yang sebenarnya. Saya tahu siapa diri saya dan tak peduli dengan pendapat orang lain tentang saya,” pungkas pemain dengan nilai transfer termahal ini.

JIBI/SOLOPOS/kha

lowongan pekerjaan
Juara Karakter Indonesia, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…