Senin, 31 Mei 2010 12:11 WIB Solo Share :

Rekanan selter BST siap tombok

Solo (Espos)–Protes kalangan difabel atas desain bangunan selter Batik Solo Trans (BST) berpotensi membuat rekanan pembangunan selter, CV Deras merugi. Tambahan sarana tersebut memaksa CV Deras tombok.

Operasional CV Deras, Bambang Sulistyo mengatakan anggaran untuk pembangunan selter semula dipatok Rp 34,250 juta per selter. “Protes mereka pasti kita tanggapi. Nanti akan kita tambah sarana ke sisi timur. Yang lain, lebar pintu akan menyesuaikan, juga untuk tangga akan kita ubah. Memang mungkin membuat kami tombok, tapi itu resiko,” papar Bambang, saat ditemui wartawan, di selter BST kawasan Gladak, Senin (31/5).

Mengenai ketersediaan ruang, ia menerangkan, untuk membangun selter BST yang mengakomodasi kebutuhan kalangan difable paling tidak dibutuhkan ruang sepanjang 6,5 meter di jalur hijau.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Agus Karnadi menegaskan dibutuhkan waktu untuk koordinasi dengan seluruh SKPD terkait, di antaranya Dishub dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) selaku pengelola taman.

tsa

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…