Senin, 31 Mei 2010 12:36 WIB Ekonomi Share :

Laju inflasi Mei stabil

Solo (Espos)--Laju inflasi bulan Mei di Kota Solo relatif stabil dibandingkan inflasi April 2010 yang tercatat sebesar 0,19% (mounth to mounth).

Perkiraan terjadinya inflasi didasarkan pada kecenderungan meningkatnya harga beberapa komoditas bahan makanan, namun tidak setinggi kenaikan pada bulan sebelumnya. Komoditas tersebut meliputi beras, daging ayam ras, cabai merah, cabai rawit, buncis, cabai hijau, kacang panjang, terong panjang, wortel, daging kambing dan alpukat.

Selain itu, kenaikan juga terjadi pada komoditas rokok, obat-obatan, perlengkapan rumah tangga, kayu lapis, emas dan bensin pertamax. “Kenaikan harga beras diperkirakan karena mulai berkurangnya pasokan di pasar, terutama pada pekan pertama dan kedua bulan Mei terkait dengan berakhirnya masa panen awal tahun,” tutur Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Solo, Dewi Setyowati.

Namun, lanjutnya, pasokan beras diperkirakan kembali meningkat pada Juni 2010 sehubungan dengan masa panen gadu atau kemarau. “Sementara itu, prediksi stabilnya laju inflasi Mei 2010 juga didukung menurunnya sejumlah komoditas, di antaranya minyak goreng, telur ayam ras, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, deterjen, susu, bawal, bawang putih, labu siam, sawi hijau, tomat sayur, sandang dan beberapa bahan bangunan.”

Sedangkan komoditas yang harganya stabil di antaranya, kedelai, tempe, tahu, daging sapi, semen dan minyak tanah.

haw/*

LOWONGAN PEKERJAAN
SUMBER BARU LAND, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Elite Oligarki dalam Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (6/12/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Dari manakah asal elite politik Indonesia pascareformasi ini? Sejak awal masa reformasi elite…