Senin, 31 Mei 2010 20:53 WIB Internasional Share :

Nasib 12 WNI di kapal Mavi Marmara belum jelas

Jakarta–Hingga malam ini belum ada kejelasan nasib 12 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal Mavi Marmara yang diserang militer Israel pagi tadi. Salah seorang WNI, Dzikrullah Wisnu Pramudya sempat chatting beberapa saat sebelum Israel menyerang. Dia mengabarkan ada kapal Israel yang terus membuntuti Mavi Marmara.

Wisnu yang merupakan pengelola sahabatalaqsha.com chatting dengan salah satu temannya yang ada di Indonesia, Hairul Anas Suaidi. Keduanya melakukan sapa online sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (31/5).

Hairul mengenal Wisnu saat berada di Brunei pada 2006-2008 lalu. Wisnu dulu pernah mengelola www.bruneitimes.com sebelum kembali ke Indonesia. “Kami sahabat waktu di Brunei (2006-2008). Beliau dan istrinya adalah wartawan yang sangat idealis. Jurnalis sekaligus juru dakwah yang konsisten,” kata Hairul dalam emailnya kepada detikcom.

Wisnu ikut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza bersama istrinya, Santi Soekanto. Kini, Wisnu dan Santi beserta para relawan WNI lainnya tidak bisa dihubungi.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
Toko Cat Warna Abadi (WAWAWA), informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…