Senin, 31 Mei 2010 13:55 WIB Ekonomi Share :

Menkeu pilih Carrefour, Komisi XI DPR meradang

Jakarta–Komisi XI DPR kembali meradang karena Menteri Keuangan Agus Martowardojo membatalkan rapat pembahasan RUU Mata Uang dan RUU Akuntan Publik, dan malah memilih untuk hadir di acara pembentukan Pojok Rakyat yang diadakan Carrefour.

Anggota Komisi XI DPR dari FPDIP Arif Budimanta mengatakan, kedua RUU yang akan dibahas tersebut merupakan RUU prioritas yang harus segera disahkan tahun ini.

“Komisi XI sangat menyesalkan pembatalan pembahasan RUU Mata Uang dan RUU Akuntan Publik untuk kedua kalinya secara sepihak oleh Menteri Keuangan Agus Martowardoyo yang seyogayanya dilangsungkan hari ini, Senin jam 10.00 WIB,” tuturnya, Senin (31/5).

Pembatalan ini, menurut Arif, menunjukkan Menkeu tidak memiliki komitmen dalam menjalankan Undang-Undang Dasar dan konstitusi tentang mata uang. “Ini memperlihatkan Menkeu tidak mampu menentukan skala prioritas kerjanya, padahal RUU Akuntan Publik merupakan RUU usulan pemerintah,” katanya.

Arif mengatakan, dengan memilih untuk datang ke Carrefour Lebak Bulus, DPR menilai Agus Martowardojo tidak bisa memilah agenda-agenda prioritasnya. “Apalagi dia baru membatalkan rapat tadi pagi, dia tidak taat kepada konstitusi,” tegasnya.

Sebelumnya, Panja Perpajakan Komisi XI juga meminta Menkeu Agus Martowardojo untuk memecat Dirjen Pajak M. Tjiptardjo karena mangkir dalam rapat pada hari Kamis pekan lalu.

dtc/rif

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…