Senin, 31 Mei 2010 14:29 WIB Sepak Bola Share :

Komitmen Eto'o dipertanyakan

KLAGENFURT-Bertempat di Klagenfurt, Austria, Timnas Kamerun dan Slowakia mencoba membuka jalur persiapan mereka dengan baik sepekan sebelum persiapan akhir mereka menuju Piala Dunia (PD) 2010 di Afrika Selatan (Afsel).

Setelah bermain seri tanpa gol dengan Georgia awal pekan ini, Kamerun, berharap bisa memberikan hiburan bagi fans mereka, tetapi Slowakia justru membuat pendukung lawan terdiam ketika Kamil Kopunek mencetak gol pada menit keenam. Skor 0-1 untuk Slovakia ini bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Kamerun mencoba bangkit dengan berbagai terobosan untuk membuka celah di jantung pertahanan lawan. Namun benteng Slowakia masih terlalu tangguh setidaknya hingga menit ke-80.

Kamerun beruntung punya seorang Eyong Takang Enoh yang menyelamatkan muka salah satu wakil Benua Hitam ini dari kekalahan melalui golnya di menit ke-83.

Skor akhir bertahan 1-1, namun Kamerun tentu saja harus berpikir keras untuk memoles lagi penampilan mereka. Kecemasan jelas tersirat di kubu Kamerun, karena lawan yang mereka hadapi kali ini adalah tim yang baru sekali berlaga di putaran final PD.

Hanya saja, selain menghadapi masalah lini depan, Kamerun juga sedang waswas ketika striker Samuel Eto’o mengancam akan meninggalkan Timnas untuk Piala Dunia 2010, yang kurang dari dua pekan ini. Ujung tombak andalan Inter Milan ini sangat geram dengan komentar yang dibuat oleh mantan pahlawan Timnas Kamerun, Roger Milla belum lama ini.

Milla kini berusia 38 tahun dan pernah menjadi aktor utama saat Kamerun mencapai perempat final PD 1990 di Italia. Dia mencetak empat gol dan menjadi terkenal untuk tari perayaan golnya di pojok lapangan tepat di bendera sudut.

Namun, legenda Kamerun tersebut baru-baru ini menyebut komitmen Eto’o di tingkat klub tak mampu ditampilkan untuk Timnas. “Ini juga terkait masalah disiplin. Kamerun menunggu untuk bereaksi,” kata Milla kepada AFP dikutip goal.com, Minggu (30/5).

Eto’o, telah mengemas 44 gol dari 94 penampilannya bersama Kamerun. Mantan striker Barcelona ini jelas tersengat dengan ucapan Milla dan sekarang mengancam akan meninggalkan tim jika ia tak diberi kredit tersendiri atas penampilannya.

“Apakah saya berhak untuk pergi ke Piala Dunia?” kata Eto’o di Canal Plus. “Saya masih memiliki beberapa hari untuk berpikir tentang hal ini, tetapi saya akan melihat apakah keberadaan saya sebagai hal yang penting atau tidak karena saya tidak butuh ini dalam karier saya.”

“Itu selalu muncul sebelum turnamen dimulai. Apa yang dia (Roger Milla) dilakukan? Dia tidak memenangkan Piala Dunia. Mereka bermain di perempat final pada 1990 dan dengan sebuah tim. Mereka mempunyai salah satu tim terbaik dengan beberapa pemain hebat di sekitarnya.”
Eto’o juga mengingatkan, kenangan masa lalu tak lantas membuat orang bebas berbicara seenaknya.

Eto’o memang salah satu bintang di skuat Kamerun dan jika ancaman itu benar-benar dilakukan maka tentu sebuah kerugian besar bagi sebuah negara yang harus berhadapan dengan tim setangguh, Denmark, Jepang dan Belanda.

JIBI/SOLOPOS/who

lowongan pekerjaan
PT. JATIM BROMO STEEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…