Senin, 31 Mei 2010 16:36 WIB News Share :

Duet Luthfi-Anis tetap pimpin PKS, Tifatul 'dibuang'

Jakarta--Presiden PKS pengganti Tiffatul Sembiring, Luthfi Hasan Ishaq dan sekjen PKS Anis Matta ditetapkan kembali menduduki posisinya. Keduanya akan dilantik menjadi Presiden dan Sekjen PKS dalam Munas PKS di Hotel Ritz-Carlton Juni mendatang.

Sementara itu, kader PKS yang menjadi Menkominfo Tifatul Sembiring ternyata tidak masuk struktur meski di jajaran majelis syuro partai. Sebabnya, karena Tifatul dianggap sudah punya pekerjaan baru sebagai menteri.

“Anis Matta jadi Sekjen lagi untuk ketiga kalinya. Pak Tifatul karena menteri, ya tidak masuk majelis syuro,” kata Ketua DPP PKS Mahfudz Siddik kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/5).

Menurut mantan ketua FPKS ini, posisi Anis Matta tidak diganti karena belum menjadi pejabat negara. “Kalau jadi menteri, mungkin diganti,” ujar Mahfud sambil tersenyum.

Mahfudz menambahkan, kepengurusan DPP PKS yang baru akan dilantik dalam Munas PKS pada 16-19 Juni mendatang di Jakarta. Tidak banyak yang berubah dalam struktur kepengurusan DPP PKS periode ini.

“Presidennya tetap Pak Luthfi Hasan dan Ketua Dewan Pembinanya tetap Ustad Hilmi,” terang Mahfudz.

Untuk kabinet lengkapnya, lanjut Mahfudz, sudah selesai disusun dengan rapi. Struktur baru itu nanti akan diumumkan dan dipublikasikan dalam Munas PKS.

“Sudah ditetapkan awal Mei lalu, gosipnya saya jadi Wasekjen bidang hubungan media. Pengesahan di Munas bersamaan pengesahan renstra, konsolidasi nasional dan sikap politik,” terangnya.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…