Senin, 31 Mei 2010 10:38 WIB Sepak Bola Share :

Bintang Inggris bikin miris

ALJIER— Belum juga Piala Dunia 2010 bergulir, kubu Aljazair sudah merasa waswas. Kecemasan mereka terutama tertuju terhadap bintang-bintang lapangan hijau yang memenuhi deretan penggawa The Three Lions, julukan tim nasional Inggris.

Defender Aljazair yang merumput di Wolverhampton Wanderers, Adlene Guedioura, mengakui setiap bintang The Three Lions merupakan ancaman besar bagi tim mana pun yang bakal menghadapi Wayne Rooney dkk.

Tim Rubah Gurun, julukan Aljazair, membuka laga Grup C di Polokwane melawan Slovenia, sebelum menantang Inggris di Cape Town, 18 Juni.

“Setiap pemain Inggris masuk jajaran terbaik di dunia, dan pelatih mereka, Fabio Capello, sangat spesial. Jadi kami perlu fokus pada pertandingan itu,” ungkap Guedioura kepada Daily Mail, seperti dilansir goal.com, Minggu (30/5).

“Kami harus bekerja selangkah demi selangkah, dan setelah itu fokus pada partai pertama. Setelah itu, kami akan melihat apakah bisa mengalahkan Inggris. Itu bakal menjadi pertandingan berat, tetapi kami harus mempersiapkan diri dengan baik,” sambung dia.

Persiapan Aljazair menuju Afsel kurang begitu menggigit. Yang teranyar, mereka dipermak 0-3 dalam partai persahabatan kontra Irlandia, Sabtu (29/5) dini hari WIB. Muncul kekhawatiran, Tim Rubah Gurun bakal angkat koper terlalu dini di Afrika Selatan.

Namun, playmaker Karim Ziani berjanji Aljazair bakal tampil lebih bertaji di Afrika Selatan. Menurutnya, skor akhir kontra Irlandia tidak menggambarkan apa yang sesungguhnya terjadi sepanjang laga.

“Saya lebih suka kalah dalam laga persahabatan dan kemudian meraih hasil bagus di pertandingan resmi. Beberapa tim kalah di partai pemanasan dan kemudian sukses di Piala Dunia. Kami tak perlu terlalu mendramatisasi segala sesuatu setelah kekalahan ini, terutama karena ini masih di tengah fase persiapan menuju Piala Dunia,” tegas Ziani.

JIBI/SOLOPOS/yms

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…