Senin, 31 Mei 2010 19:23 WIB News Share :

Akun Email, YM dan Facebook wartawan Poskota dibajak


Jakarta –
Hati-hati bagi pengguna internet. Pembajakan akun Yahoo Messenger dan Facebook semakin marak. Kali ini, wartawati harian Poskota, Dieni Fazahiyah, melaporkan tindakan pembajakan akun Yahoo Messenger, Yahoomail dan Facebook miliknya ke Polda Metro Jaya.

“Akun YM dan Facebook saya ada yang nge-hack,” kata Dieni pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (31/5/2010).

Dieni menjelaskan, peristiwa pembajakan akun YM dengan identitas (ID) Dieni_pamadi itu terjadi pada Senin (31/5/2010) siang. Saat itu, Dieni sedang berada di rumahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Namun, tiba-tiba seorang temannya bernama Jen Nugraha meneleponnya. “Dia bilang, Din gue lagi ngobrol sama lo nih di YM,” kata Dieni menirukan Jen.

Dieni pun terkejut dengan pernyataan Jen. Karena Deini yang masih off setelah dirawat di rumah sakit ini merasa tidak sedang melakukan perbincangan lewat YM.

Menurut keterangan temannya kepada Dieni, Dieni palsu meminta agar Jen meminjaminya uang sebesar Rp 2 juta. Dieni palsu beralasan, dirinya tengah mengurus proses perceraian dengan suaminya, Rudi Pamadi.

“Padahal rumah tangga saya baik-baik saja,” katanya.

Jen yang sudah mencurigai Dieni palsu itu terus memancingnya. Dieni palsu kemudian meminta uang tersebut ditransfer ke rekening Bank Mandiri di nomorĀ  1250007718943 atas Nama Esther Yulie Rumambi atau rekening BCA 5770487279 atas nama Tugiman bin Marno.

“(Esther) Itu istrinya yang ngurusin proses perceraian,” kata Dieni palsu.

Jen yang semakin mencurigai hal itu kemudian menelpon Dieni. “Karena teman saya tahu, saya habis keluar rumah sakit. Dia tahu banget saya kayak gimana. Kita nggak pernah ngobrolin masalah uang,” jelasnya.

Selain akun YM, akun Facebook dan akun surat elektroniknya juga di-hack oleh orang tidak dikenal. “Akun saya ada dua. Ada yang akun email pribadi, ada juga yang akun email kantor. Dua-duanya di Yahoo. Dan dua-duanya di hack,” paparnya.

Dieni mengatakan, peristiwa ‘pembajakan’ akunnya itu sendiri pernah terjadi pada Sabtu (29/5). “Setelah itu, bisa lagi dibuka. Saya juga sempat update status di FB yang menerangkan bahwa FB saya sudah kebuka lagi,” katanya.

Namun hari ini, Dieni bahkan tidak bisa mengakses keempat akunnya yang berada di Yahoomail, Facebook dan Yahoo Messenger. Dini juga heran mengapa akunnya bisa dijebol.

“Padahal saya akses Facebook lewat Blackberry. Email kantor buka di kantor. Kalau di rumah, saya buka lewat laptop. Saya nggak pernah ke warnet,” ungkapnya

Atas peristiwa tersebut, Dieni merasa namanya telah dicemarkan. Dalam laporan resmi bernomor LP/1837/V/2010/PMJ/Ditreskrimsus Dini melaporkan dugaan tindak pidana Pasal 30 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).’

dtc/isw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…