Minggu, 30 Mei 2010 18:48 WIB Karanganyar Share :

Pengunjung Grojogan Sewu membludak

Karanganyar (Espos)–Pengunjung lokasi wisata Grojogan Sewu membeludak pada musim long weekend atau liburan panjang pekan kemarin. Kebanyakan para pengunjung berasal dari luar kota.

Menurut Kepala Bagian Pemasaran dan Litbang PT Duta Indonesia Jaya, Widodo, pihaknya memperkirakan kedatangan pengunjung mencapai lebih dari 5.000 orang. Kenaikan rata-rata pengunjung dari hari biasanya, sekira 20 persen. “Hari Minggu (30/5) kan puncak liburan. Biasanya mencapai 3.000 orang,” ujar Widodo.

Jumat (28/5) lalu, pengunjung mencapai 1.800 orang. Sedangkan hari berikutnya mencapai 1.000-an pengunjung. Mayoritas pengunjung adalah wisatawan domestik yang berasal dari berbagai daerah. Ada yang datang dari Jakarta, Bandung dan Jatim. Sedangkan para turis lokal dan mancanegara, masih minim.

Kenaikan pengunjung tersebut, lanjut Widodo, lantaran berbarengan dengan liburan sekolah. Karena itu, dari sekian banyak wisatawan, 70 % adalah remaja dan anak-anak. Sedangkan sisanya yakni dari kalangan keluarga.

Widodo mengaku tak menambah personil saat musim liburan. “Kecuali kalau libur lebaran, kami harus menambah petugas.” Pasalnya, hanya dengan 20 orang karyawan, saat ini pihaknya masih bisa menangani banjirnya pengunjung.

Kondisi cuaca yang kurang bersahabat, sebut Widodo, turut mengurangi kedatangan wisatawan untuk melihat air terjun Grojogan Sewu. Jumlah pengunjung selama setahun, mencapai lebih kurang 328.500 orang. Artinya, sekitar 900 orang per hari mengunjungi lokasi wisata yang berada di lereng kaki Gunung Lawu itu.

m87

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…