Minggu, 30 Mei 2010 19:28 WIB Sport Share :

Llorente selamatkan muka Spanyol

Innsburg-Gol telat Fernando Llorente di masa <I>injury time<I> menyelamatkan muka Juara Eropa 2008 Spanyol saat menjalani laga pemanasan menghadapi Arab Saudi, Sabtu (29/5) malam. La Roja dipaksa bekerja keras untuk bisa menang tipis 3-2 dari Tim Elang Hijau.

Arab Saudi yang tak lolos kualifikasi Piala Dunia 2010, berhasil membuat kejutan di pertengahan babak pertama. Osama Hawsawi sukses merobek jala Spanyol untuk membuka keunggulan Al Namare, julukan Arab Saudi, di menit ke-17. Namun ketertinggalan satu gol mampu dibalas tim Matador 14 menit kemudian melalui striker andalan David Villa. Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum.

Spanyol mampu merubah keadaan lewat gol yang dibuat Xabi Alonso beberapa saat setelah peluit babak kedua dibunyikan. Namun skuat Al Namare kembali berhasil membuat skuat La Roja frustasi ketika Saud Khariri dkk mampu menyamakan kedudukan 15 menit menjelang pertandingan bubar. Gol kedua Al Namare dicetak Mohammad Al Sahlawi.

Hingga memasuki menit ke-90 papan skor tak berubah hingga sebuah gol penutup dari Fernando Llorente membuat pelatih Tim Matador, Vicente del Bosque bisa bernafas lega.
Dalam pertandingan tersebut, Spanyol menerapkan strategi formasi 4-2-3-1. Dengan formasi yang mengandalkan kombinasi trio gelandang-penyerang yakni Andres Iniesta, Xavi dan David Villa untuk menggempur lini pertahanan lawan, La Roja sukses menyingkirkan Prancis dalam laga persahabatan yang digelar di Paris belum lama ini.. Namun sepertinya formasi ini tak begitu ampuh saat digunakan menghadapi Arab Saudi.

Pasukan Tim Elang Hijau yang dibesutan Marcos Paqueta memulai pertandingan dengan ketat. Al Namare nyaris unggul lebih dulu di menit ke-8 saat Hazazi berhasil mematikan pemain belakang Spanyol, Carlos Puyol sebelum memotong bola dari depan gawang. Hazazi pun berhasil lolos dari jeratan Gerard Pique sebelum akhirnya melakukan tembakan ke gawang. Beruntung, kiper Spanyol Iker Casillas berada di posisi yang tepat sehingga bola bisa ditepis ke luar gawang.

Spanyol tampaknya tak belajar dari kesalahan pertama dengan membiarkan pemain depan Arab bisa bergerak bebas di depan gawang. Gol pertama Tim Elang Hijau ini pun tak lepas dari lemahnya pemain belakang Spanyol menjaga pemain lawan. Kejutan itu terjadi melalui saat sepakan sudut kanan bagi Arab Saudi yang coba ditepis Casillas mampu ditanduk dengan sempurna Hawsawi. Gol pertama pun tercipta.

Spanyol tampak kesulitan menampilkan performa terbaiknya di babak pertama. Beruntung, David Villa berhasil menunjukkan kelasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia lewat gol yang ia buat untuk menyamakan kedudukan 1-1. Gol in tercipta dari sebuah umpan manis Iniesta yang tak mampu dihalau bek Arab Saudi mendarat di kaki El Guaje, julukan Villa, yang tak terkawal. Pemain yang akan merumput bersama Barcelona musim panas ini tanpa kesulitan menundukkan penjaga gawang Tim Elang Hijau untuk mencetak skor.

Setelah jeda, tidak butuh waktu lama bagi skuat Bosque untuk memimpin. Di menit ke-57 Xabi Alonso melakukan tendangan keras dari luar kota penalti dan bola mendarat tepat di sudut jala Arab. Keunggulan satu gol atas Arab memberi kesempatan bagi Bosque untuk melakukan perubahan komposisi tim. Ia memasukkan Pedro dan Jesus Navas untuk menggantikan Iniesta dan Sergio Ramos.

Perubahan pemain ini justru membuat skuat Al Namare mampu menyamakan kedudukan. Melalui tembakan Al Sahlawi. Kesempatan pasukan La Roja untuk memenangkan pertandingan tampaknya tertutup sebelum akhirnya penyerang Athletic Bilbao, Fernando Llorente membuat kubu Spanyol bersorak. Gol penutup Spanyol tercipta dari sebuah tendangan sudut yang dilakukan Alonso dan disundul Llorente ke sudut gawang Arab.

kha

lowongan pekerjaan
garment, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…