Minggu, 30 Mei 2010 14:06 WIB Klaten Share :

Hasil lab pasien tersangka AI sementara negatif

Klaten (Espos)–Hasil uji laboratorium mikrobiologi Universitas Dipenegoro (Undip) Semarang terhadap darah pasien suspect avian influenza (AI) berinisial AM, 13, warga Desa Ngandong, Kecamatan Gantiwarno, Klaten dinyatakan negatif.

Untuk memastikannya kembali, sampel darah usap tenggorok pasien tersangka AI tersebut akan dikirimkan ke laboratoriun Departemen Kesehatan (Depkes) RI pada Senin (31/5). Hingga kini, AM masih harus menjalani perawatan di ruang isolasi RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Klaten.

“Hasil uji lab dari semarang sudah kami terima pada Jumat (28/5) sore. Hasilnya negatif, tetapi untuk memastikannya sampel darah itu akan dikirim ke Jakarta untuk diuji kembali pada Senin nanti,” ujar Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, dr Djoko Windoyo SpRM kepada Espos, Sabtu (29/5).

Lebih lanjut, dr Djoko menjelaskan, sebelum mendapatkan kepastian dari Jakarta, pihaknya akan tetap merawat AM di ruang isolasi. Menurutnya, jika hasil lab dari Depkes terbukti negatif, AM akan dipindahkan ke ruang biasa. Sebaliknya, jika hasilnya positif, pihaknya akan tetap melakukan isolasi terhadap pasien tersangka AI tersebut hingga sembuh.

“Nanti kami tunggu hasil crosscheck sampel darah dari kedua belah pihak. Mudah-mudahan hasilnya negatif sehingga pasien tidak lagi diisolasi,” tandas dr Djoko.


mkd/rei

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…