Sabtu, 29 Mei 2010 12:26 WIB Sragen Share :

Kecelakaan karambol, 3 korban luka parah

Sragen (Espos)–Sebanyak tiga orang korban kecelakaan karambol di Jl Solo-Purwodari KM 23, tepatnya di Dukuh Purworejo, Desa Bogorame, Gemolong Sragen dirawat intensif di RSI Yakssi Gemolong. Sedangkan dua orang hanya mengalami luka ringan.

Ketiga korban kecelakaan itu antara lain, Kernek bus Hartanto, 30, warga Sukoharjo yang mengalami luka serius di bagian kepala belakang, sopir truk beras Siswoyo, 41, warga Botoh RT 1/RW VI, Kandangan, Purwodadi luka di bagian paha kiri dan penumpang bus Pujiyono, 52, warga Kadasan RT 1/RW III, Worosari, Grobogan, luka di bagian kaki kiri.

Sedangkan sopir bus Didik Sulistyo, 34, hanya menglamu luka ringan pada kaki kanan dan sopir truk pasir Kaspono, 35, warga Karangrowo, Kudus juga mengalami luka ringan pada pelipis kanan, karena terbentur kaca spion. Sementara 10 penumpang bus dan kondektur bus Catur, warga Sumberlawang selamat.

Dokter jaga RSI Yakssi Gemolong, dr Widodo membenarkan sebanyak tiga paseien korban kecalakaan karambol dirawat di RSI itu. Ketiga korban dirawat intensif di UGD RSI tersebut.

“Saat itu bus dari arah selatan mendahului kijang sempat menyerempet boks truk saya. Entah mengapa bus kembali menabrak truk saya, saat mengindari truk parkir di sisi barat jalan. Akibatnya truk saya terguling, dan saya terbentur kaca spion. Kernek saya tidak luka, hanya memar saja. Saya luka di pelipis,” tukas Kaspono saat dijumpai Espos di TKP.

Kapolres Sragen AKBP IB Putra melalui Kasatlantas AKP Wajiman mengaku menerima laporan kecelakaan itu. Kasatlantas membenarkan adanya kecelakaan karambol di Jalan Solo-Purwodadi. “Dalam kecelakaan itu tidak ada korban meninggal dunia, hanya luka-luka yang dirawat di Rsi Yakssi,” tukasnya.

trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…