Sabtu, 29 Mei 2010 19:12 WIB Internasional Share :

190 Negara sahkan zona tanpa nuklir di Timur Tengah

New York– Sebanyak 190 negara telah sepakat untuk menjadikan Timur Tengah menjadi “zona tanpa nuklir”, namun langkah itu akan sia-sia saja tanpa keikutsertaan Israel.

Negara-negara penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT) tersebut bertemu di Markas Besar PBB di New York, Jumat.

Dalam upaya mengakhiri jalan buntu perundingan, negara-negara tersebut menyerukan untuk pengadaan suatu konferensi internasional guna mewujudkan Zona Tanpa Nuklir di Timur Tengah pada 2012.

Negera-negara tersebut juga mendesak Israel untuk menandatangani NPT.

Presiden AS Barack Obama mendukung penuh kesepakatan itu, namun mengatakan ia “menentang keras” upaya pengucilan terhadap Israel.

Sementara itu, seorang pejabat Israel mengecam kesepakatan itu dan menyebutnya sebagai “kemunafikan”.

Zona Tanpa Senjata Nuklir di seluruh dunia dan perlucutan nuklir merupakan bagian dari NPT, yang ditandatangani pada 1970.

Kendati demikian, sejauh ini perjanjian NPT tersebut gagal untuk memperoleh jadwal pasti perlucutan senjata nuklir dari lima negara besar pemilih hak veto di Dewan Keamanan PBB — AS, Inggris, Prancis, Rusia dan China.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon memuji deklarasi zona tanpa Nuklir tersebut. “Kesepakatan itu merupakan spirit kerja sama yang sangat penting untuk menciptakan suatu dunia yang lebih aman dan terpelihara,” kata Sekjen Ban Ki-moon.

Meskipun AS bergabung dengan 189 negara anggota NPT pada menyetujui suatu konferensi pada 2012, namun para pejabat senior AS menyatakan memandangnya dengan sebelah mata.

Tujuan utama NPT adalah untuk menghentikan pengembangan senjata nuklir, namun AS, Inggris, Prancis, China dan Rusia masih tetap mempertahankan rudal-rudal berkepala nuklir mereka.

ant/isw

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Bersenang-Senang

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (13/11/2017). Esai ini karya Sholahuddin, Manajer Penelitian dan Pengembangan Harian Solopos. Alamat e-mail penulis adalah sholahuddin@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini terjadi perubahan secara radikal pada lanskap ekonomi dan bisnis di Indonesia. Sektor bisnis konvensional…