Jumat, 28 Mei 2010 15:46 WIB Solo Share :

Pemkot pastikan rombak selter BST

Solo (Espos)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan segera merombak selter Batik Solo Trans (BST) yang dituding tak memenuhi aksesibilitas bagi kalangan difabel.

Perombakan yang dimaksud hanya meliputi bagian jalan masuk selter yang selama ini dibangun terlalu curam. Perombakan dipastikan juga akan diberlakukan untuk 24 titik selter yang dibangun di sepanjang jalur BST.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto, saat ditemui wartawan, di Balaikota, Kamis (27/5). Penegasan Budi itu disampikan setelah perwakilan dari Pusat Pengembangan dan Pelatihan Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat (PPRBM) Prof Dr Soeharso, Siti Karimah, mendesak digelar audiensi. Seperti diketahui, sebelumnya PPRBM telah melayangkan surat No 446/PPRBM-DIR/V/2010 tertanggal 20 Mei 2010 yang menyoal tidak aksesibilitasnya selter BST.

“Ya, akan kita revisi. Bukan berarti revisi total, tapi kita rombak sebagian, yaitu bagian yang dianggap belum mengakomodasi kebutuhan difabel. Karena, perlu saya tekankan, soal aksesibilitas itu sebenarnya sudah ada dalam perjanjian Pemkot dengan rekanan,” tegas Budi, Kamis.

Pernyataan senada diungkapkan Kepala Bagian (Kabag) Kerja Sama Setda Solo, Sudarmasto Moelyadi, saat dijumpai terpisah. Menurut Darmasto, sapaan akrabnya, dalam perjanjian kerja sama dengan rekanan, poin aksesibilitas bagi difabel sebenarnya telah ditetapkan. Di antaranya, papar dia, menyebut kemiringan jalan masuk bagi difabel sekitar 10 derajat atau 15 derajat.

Sementara itu, Siti Karimah menegaskan akan terus mengawasi pembangunan selter BST untuk memastikan kebutuhan kalangan difabel dalam mengakses fasilitas umum di Solo terakomodasi. Pihaknya berharap Pemkot konsisten atas janji yang telah disampaikan tersebut.

tsa?

Lowongan Pekerjaan
OPERATOR CETAK PT Solo Grafika Utama, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…