Jumat, 28 Mei 2010 13:35 WIB Solo Share :

Pedagang bermobil akan menghadap Jokowi

Solo (Espos)–Guna mencari solusi jangka panjang atas nasib mereka, pedagang bermobil berencana menghadap Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi). Tujuannya untuk meminta hak berjualan di dalam Pasar Klewer dan Pasar Cinderamata.

Bila tak diizinkan berjualan di aera pasar, menurut tokoh pedagang bermobil, Mustahdhirin, 44 kepada Espos, Kamis (27/5), mereka meminta lahan khusus. Seperti area berjualan di Alun-alun Utara atau pelataran Pasar Cinderamata bagian timur, yang notabene dekat dengan Klewer dan Cinderamata.

Penuturan senada disampaikan Adi, 28, yang mengaku akan tetap berjualan kendati razia gabungan terus dilakukan Pemkot dengan Satlantas. Pedagang produk konveksi tersebut mengaku sayang bila harus menghentikan jual-beli yang telah dilakoninya bertahun-tahun terakhir.

“Kan terpaksa juga. Razia biar tetap berjalan, tapi kami tetap di sini,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pengelolaan Pasar (DPP) Solo, Subagiyo, menjelaskan, pihaknya bersama jajaran terkait termasuk Satlantas akan terus melakukan razia pedagang bermobil, sembari menunggu turunnya Perwali Pengelolaan pedagang kaki ima (PKL).

Perwali menjadi payung hukum penegakkan Perda PKL yang menyertakan ketentuan sanksi pidana kurungan dan denda. Penegasan serupa disampaikan Kasi Penegakkan Perda Satpol PP, Sutarjo, yang mengaku sudah menanti ditekennya Perwali.

kur

lowongan pekerjaan
PT. Astra International Tbk-isuzu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Memaknai Imlek, Memulihkan Bumi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (15/2/2018). Esai ini karya Hendra Kurniawan, dosen Pendidikan Sejarah di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Penulis menekuni kajian sejarah Tionghoa. Alamat e-mail penulis adalah hendrayang7@tgmail.com. Solopos.com, SOLO–Syahdan ketika Dinasti Qing runtuh dan mengakhiri sejarah…