Jumat, 28 Mei 2010 16:53 WIB Klaten Share :

PB Kusuma dominasi juara Piala Gelarsena II

Klaten (Espos)--Persatuan Bulutangkis (PB) Kusuma, Klaten mendominasi perolehan juara dalam turnamen Piala Gelarsena II yang dihelat di Gedung Olahraga (GOR) Gelarsena, Jumat (28/5).

Dalam turnamen itu, empat pemain PB Kusuma berhasil merebut juara I setelah mengalahkan lawan-lawannya di babak final. Empat pemain itu meliputi Ivana Gliya yang bermain di kelas usia dini putri utama, Shinta yang bermain di kelas remaja putri utama, Trias M untuk kelas pemula putri utama dan Bagas K yang bermain di kelas anak putra utama. Empat wakil dari PB Kusuma harus bertemu di final untuk kelas usia dini putri kemarin dan remaja putri utama. “Ini pencapaian maksimal kami. Tidak hanya para pelatih yang bangga, para pebulutangkis pemula ini juga membanggakan orangtua mereka,” ujar pelatih PB Kusuma, Witono saat ditemui Espos di sela-sela kegiatan.

Pada final kelas remaja putra utama mempertemukan dua pemain asal PB Manisrenggo yakni Chandra dan Wahyu. Pada babak pertama Wahyu berhasil mengungguli Chandra dengan skor 21-19. Akan tetapi, pada babak kedua Chandra berbalik unggul dengan skor 15-21. Chandra akhirnya memastikan juara setelah memetik kemenangan pada babak ketiga dengan skor 12-21. Chandra merupakan satu-satunya pemain PB Manisrenggo yang berhasil menjadi juara dalam Piala Gelarsena II kemarin.

Sementara di final kelas remaja putri utama mempertemukan dua pemain asal PB Kusuma yakni Shinta dan Trias. Pada babak pertama, Shinta unggul 21-10 atas Trias. Pada babak kedua, Trias berbalik unggul dengan skor 22-24. Sementara pada babak ketiga, Shinta mengakhiri perlawanan Trias dengan skor telak 21-9.

mkd

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…