Jumat, 28 Mei 2010 09:44 WIB Solo Share :

DPRD
Perbaiki sistem pengelolaan terminal

Solo (Espos)–Kalangan DPRD Solo menilai pergantian pimpinan di UPTD Terminal Tirtonadi harus diikuti dengan perbaikan sistem pengelolaan terminal itu.

“Siapapun yang menjabat, sistemnya tetap harus diperbaiki. Kalau tidak diperbaiki, celah penyimpangan tetap ada,” ungkap Sekretaris Komisi III DPRD, Umar Hasyim melalui sambungan telepon, Jumat (28/5).

Dia mengungkapkan, dari temuannya saat Sidak beberapa waktu yang lalu memang ada beberapa celah terjadinya penyimpangan seperti parkir dan karcis masuk bus yang sulit dipantau.

Adanya perbaikan sistem terutama mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pungutan atau retribusi maka pendapatan yang masuk ke terminal akan jelas, bahkan bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Honda Hendarto. Dia menilai, perbaikan sistem harus segera dilakukan. “Harus diikuti dengan perbaikan pengelolaan di terminal. Itu dilakukan untuk meminimalisasi kebocoran,” ungkap dia.

Dia mengungkapkan, sistem baru diterapkan untuk menciptakan transparansi di terminal. Dia mencontohkan selama ini jumlah riil pengunjung yang masuk terminal tidak jelas sehingga pendapatan dari peron juga tidak diketahui secara pasti. Selain itu, bus yang keluar masuk juga tidak pasti jumlahnya.

Selain itu, penarikan peron dan retribusi bagi pengunjung terminal dan bus dengan sistem manual rawan kebocoran. “Kalau bus datang membayar retribusi kan tidak bisa diketahui secara pasti berapa yang dibayarkan. Pengunjung yang masuk juga tidak tahu jumlah pastinya,” kata Honda.

dni

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…