Jumat, 28 Mei 2010 13:57 WIB Karanganyar Share :

56 Desa/kelurahan berkinerja buruk

Karanganyar (Espos)–Sedikitnya 54 desa dan dua kelurahan di Kabupaten Karanganyar dinyatakan memiliki kinerja buruk oleh Pemkab setempat. Mereka gagal menyelesaikan penyusunan program kerja kegiatan di tingkat pemerintah desa sesuai jadwal.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa/Kelurahan Setda Kabupaten Karanganyar, Sunarno, menyatakan dari 177 desa dan kelurahan yang ada, sejauh ini baru 77 di antaranya yang telah merampungkan anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes). Sisanya sebanyak 44 desa/kelurahan masih ditemukan sedikit kekurangan dan 56 lainnya memerlukan pembenahan sangat banyak.

“Kalau dikategorkan, yang 54 desa dan dua kelurahan bisa dikatakan gagal sama sekali dalam mengelola organisasi pemerintahan mereka. Salah satu tugas pokok kepala desa (Kades) dan jajaran adalah menyusun APBDes, kalau sampai sekarang tak selesai, apa yang dikerjakan,” ungkap Sunarno dalam kegiatan pembinaan Kades se Karanganyar di Pendhapa Rumdin Bupati, Kamis (27/5).

Dikemukakan Sunarno, APBDes merupakan rincian program kegiatan pembangunan desa yang didasarkan pada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di wilayah masing-masing. Proses itu mengacu rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) yang telah disusun sebelumnya.

Dia memaparkan, bagi 100 desa dengan kategori lebih baik, Pemkab tetap menekankan agar ke depan bisa semakin baik. Hal itu karena ada beberapa temuan penyusunan APBDes mendahului Musrenbang dan tahapan terakhir yang semestinya didahulukan hanya dilakukan untuk formalitas.

try

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…