Kamis, 27 Mei 2010 13:32 WIB News Share :

Seorang nasabah bank jadi korban perampok bersenpi

Semarang–Seorang nasabah bank yang baru saja mengambil uang senilai Rp 5 juta menjadi korban empat perampok bersenjata tajam dan pistol. Perampokan yang menimpa Endang Gunarti, 43, tersebut terjadi di depan Bank BNI Jalan Imam Bardjo Semarang, Kamis (27/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

Akibat perampokan tersebut, korban yang beralamat di Jalan Puri Anjasmoro Blok J.2 Nomor 15 Semarang menderita luka bacok di bagian bahu sebelah kanan dan memar kaki kanan karena ditendang oleh salah seorang perampok.

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa korban baru saja mengambil uang di Bank BCA di Jalan Ahmad Dahlan dan hendak menyetorkan uang itu ke Bank BNI.

Salah seorang saksi mata yang juga sopir di Bank BNI setempat, Edi Harjono, mengatakan, saat korban yang mengemudikan mobil Mitsubishi Kuda bernomor polisi H 9279 KS dan mencari tempat parkir di lokasi kejadian, dia dihampiri dua orang pria berboncengan sepeda motor.

Korban turun dari mobil sambil membawa uang lima juta rupiah di tas yang dibawanya di bahu sebelah kanan.

“Tiba-tiba salah satu dari dua pria yang berboncengan sepeda motor menghampiri korban dan berusaha merebut tas korban sehingga sempat terjadi tarik menarik selama beberapa saat,” katanya.

Korban akhirnya menyerahkan tas yang berisi uang setelah salah seorang perampok mengayunkan senjata tajam jenis gobang hingga melukainya.

Edi yang berusaha memberikan pertolongan kepada korban dan berusaha mengejar perampok terpaksa mengurungkan niatnya setelah dua perampok lain yang berada di dekat lokasi perampokan melepaskan tembakan satu kali ke udara dengan sepucuk pistol.

“Mendengar suara tembakan tersebut saya langsung menyelamatkan diri dan mengurungkan niat membantu korban yang terluka di dekat mobil miliknya,” katanya.

Salah seorang saksi yang lain, Wardi, mengatakan, korban sejak lama menjadi nasabah di Bank BNI. “Saya sudah sering melihat korban berada di Bank BNI ini,” kata Wardi yang setiap hari bekerja sebagai juru parkir tersebut.

Beberapa petugas Satuan Reserse Kriminal Polwiltabes Semarang terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari sidik jari perampok.

Kapolres Semarang Selatan, AKBP Nurcholis, yang berada di lokasi perampokan mendampingi Kapolwiltabes Semarang, Kombes Pol Edward Syah Pernong, mengatakan, korban diduga sudah diikuti perampok sejak mengambil uang di Bank BCA Cabang Telogorejo.

“Kami masih menyelidiki kasus ini dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadiannya agar bisa segera mengungkap perampokan yang menyebabkan korban menderita luka-luka dan kerugian sejumlah uang,” katanya.

Korban yang saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Telogorejo Semarang akibat luka yang dideritanya belum dapat memberikan keterangan.

ant/rif

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…