internet
Kamis, 27 Mei 2010 20:47 WIB Tak Berkategori Share :

Polri persilakan Susno bongkar dugaan korupsi APBN di tubuh Kepolisian

Jakarta–Ancaman Komjen Pol Susno Duadji yang akan membongkar dugaan korupsi APBN di tubuh kepolisian tidak membuat Polri gentar. Polri bahkan menantang Susno untuk membuktikan dugaan kasus tersebut.

“Silakan. Silakan membuktikan itu,” kata Kadivhumas Mabes Polri Irjen Pol Edward Aritonang saat dihubungi, Kamis (27/5).

Edward enggan menanggapi lebih jauh soal ancaman Susno tersebut. Meskipun nanti kasus itu dilaporkan ke polisi, Edward mengatakan Polri siap menampung kasus itu.

Saat ditanya apakah memang ada dugaan korupsi itu, Edward enggan berkomentar. “Tanya Pak Susno,” kata Edward.

Seperti diberitakan sebelumnya, meski telah ditahan terkait kasus suap Arowana dan korupsi pengamanan Pilkada Jabar,  Susno menyatakan akan membongkar kasus dugaan korupsi APBN di tubuh kepolisian. Dugaan korupsi itu meliputi berbagai anggaran operasional bagi kepolisian.

“Apakah penggunaan dana APBN untuk operasional mereka sudah benar? Tidak direkayasa? Sanggup tidak diaudit public accounting independent?”  kata Susno.

Susno menegaskan, banyak kasus pengadaan barang dan jasa di lingkup Polri yang rawan penyelewengan dana. Kasus-kasus itu antara lain pengadaan Jaringan Komunikasi PJR, pengadaan alat penyadapan, pengadaan kapal, pengadaan pesawat, kasus pengadaan IT, serta pengadaan alat pengendali huru-hara.

Susno ditetapkan sebagai tersangka terkait penggunaan dana pengamanan Pilkada Jabar dan kasus dugaan suap PT Salmah Arowana Lestari.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…