Kamis, 27 Mei 2010 20:45 WIB Kesehatan Share :

Menikah dengan perokok, berisiko terkena kanker paru 30%

Jakarta–Setiap orang sudah sadar kalau bahaya merokok bisa menyebabkan kematian. Selain bisa mati muda, juga bisa berdampak buruk bagi orang-orang tercinta di sekitarnya.

“Rokok dapat membunuh separuh dari masa hidup perokok. Yang bisa mati di usia 35-69 tahun,” kata Menteri Kesehatan (Menkes), Endang Sedyaningsih menyongsong Hari Tanpa Tembakau Sedunia di gedung Kemenkes, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (27/5).

Menurut Endang, saking bahayanya merokok, seseorang yang menikah dengan perokok mempunyai risiko kanker paru-paru sebesar 20-30 persen. Orang tersebut bisa terkena penyakit jantung. Tak hanya itu, anak-anak yang terpapar asap rokok dapat mengalami pertumbuhan paru-paru yang lambat.

“Lebih mudah terkena bronchitis, infeksi saluran pernafasan serta asma,” jelasnya.

Karena itu, Endang mengajak masyarakat untuk menghindarkan diri dari kebiasaaan merokok, apalagi di tempat umum. “Tidak merokok lagi di tempat-tempat umum, sarana kesehatan, arena kegiatan anak, dan angkutan umum,” pintanya.

dtc/ tiw

Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…