Kamis, 27 Mei 2010 17:22 WIB Hukum Share :

Kejari pantau kesehatan Slamet Suryanto

Solo (Espos)–Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo terus melakukan pemantauan terhadap terpidana kasus korupsi Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2003 yang juga mantan Walikota Solo, Slamet Suryanto. Pemantauan tersebut ditujukan untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kesehatan yang bersangkutan.

Menurut Kepala Kejari Solo, Sugeng H, terakhir kali pihaknya memperoleh surat pemberitahuan dari penasehat hukum Slamet Suyano, yakni Heru Buwono bahwa kliennya masih dalam keadaan sakit dan tidak memungkinkan untuk dilakukan proses eksekusi. Surat tersebut diterima Kejari Rabu (26/5).

“Intinya, memang sudah ada surat pemberitahuan soal medical record di sana bahwa yang bersangkutan masih membutuhkan perawatan dan sedang ditangani dokternya bernama Prof Dr Aris SPKj. Hal itu sebagai bukti kami terus memantau kesehatan Slamet Suryanto dan kalau memang nantinya dinyatakan sudah sehat, tenunya kami akan melakukan eksekusi, tapi kenyataannya kan masih seperti itu (sakit-red),” ujarnya saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Kamis (27/5).

pso?

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…