Kamis, 27 Mei 2010 12:29 WIB Internasional Share :

Dililit kemiskinan, ayah lelang putranya

Beijing–Karena lilitan kemiskinan, seorang ayah sampai hati melelang putranya. Pria China bernama Yong Tsui tersebut mengikat putranya, Fai,8, ke sebuah tiang di pinggir jalan. Pria pengangguran itu ingin melelang anak laki-lakinya itu ke penawar tertinggi di China.

Yong pun mencoba menarik perhatian para pejalan kaki yang melintas di dekat tiang tersebut. Untuk memancing para peminat, Yong meneriakkan bahwa putranya, Fai merupakan pekerja keras.

Namun lelang itu berakhir rusuh. Beberapa orang yang awalnya cuma menonton, menyerang Yong karena marah dengan perbuatan pria itu. Polisi pun dipanggil ke lokasi.

Kepada kepolisian di Wuhan, China tengah, Yong mengungkapkan bahwa istrinya telah meninggal tiga tahun lalu. Yong mengaku tak bisa lagi menghidupi putranya itu.

“Dia (Yong) tak punya pekerjaan, tak punya rumah dan tak punya uang,” kata polisi setempat seperti dilansir News.com.au, Kamis (27/5).

“Dia bilang dia tidak tertarik soal uang, cuma ingin mendapatkan rumah bagi bocah itu,” imbuh polisi. Kepolisian Wuhan kini telah menempatkan bocah laki-laki itu dalam pengasuhan mereka.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…