Rabu, 26 Mei 2010 19:43 WIB Sepak Bola Share :

Roque Santa Cruz, harapan utama Paraguay

Seiring dengan absennya Salvador Cabanas, harapan utama membobol jala lawan di Afrika Selatan 2010 bertumpu pada sosok Roque Santa Cruz. Striker berjuluk Goal Kid merupakan salah satu pemain paling berpengalaman di skuat La Albirroja, dengan catatan dua kali tampil di Piala Dunia sebelumnya.

Santa Cruz masuk tim nasional di masa-masa akhir generasi emas Paraguay sekitar tahun 1999. Sang pelatih, Gerardo Martino berharap banyak Goal Kid mampu memimpin Paraguay mencetak gol demi gol di Piala Dunia 2010 bersama Oscar Cordozo dan Nelson Haedo Valdez.
Striker yang telah mengantongi 67 cap internasional tersebut menjadi pilihan utama penghuni lini serang Paraguay sejak kualifikasi Piala Dunia 2002 Jepang/Korea Selatan, penampilan kali pertamanya di Piala Dunia.

Santa Cruz mulai mencicipi atmosfer kompetitif sepak bola di Benua Biru Eropa sejak meninggalkan Asuncion disaat usianya masih sangat belia, 18 tahun. Klub raksasa Jerman, Bayern Munich menjadi pelabuhan pertamanya di Eropa pada tahun 1999.
Pemain berusia 29 tahun yang kini membela Manchester City tersebut sangat berbahaya ketika mendapatkan bola. Dia memiliki kekuatan memenangi perebutan bola dan menahan bola lalu melakukan penyelesaian dengan sempurna.

Sayang kondisi Santa Cruz sendiri saat ini masih berada dalam bayang-bayang cedera lutut. Sepanjang kualifikasi kemarin, striker yang telah menyumbang 21 gol bagi tim nasionalnya ini kerap absen akibat masalah pada lututnya.

Namun Martino mengaku tak khawatir dengan kondisi Santa Cruz yang diyakininya bakal berada dalam performa terbaik saat turnamen yang dihelat pada pertengahan Juni mendatang. “Dia sangat cepat berada dalam performanya,” ujar Martino.

Dengan permainan tim yang lebih atraktif, Goal Kid kini berharap bisa meraih kesuksesan yang lebih baik dari tiga turnamen sebelumnya. “Tim nasional sangat kuat karena kami sangat menyatu, ada keinginan besar bekerja keras dan kami semua menyadari bisa mendapatkan apa yang kami cari di Piala Dunia,” sebut Santa Cruz.

anh/Rtr

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…