Rabu, 26 Mei 2010 10:08 WIB Hukum Share :

Penahanan Ketua DPRD Kupang ditangguhkan

Kupang–Penyidik Polisi Resor Kota (Polresta) Kupang mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, Viktor Lerik yang ditahan sejak Selasa (25/5) akibat perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan kepada Direktur PT Suara Sejati Charles Luis Lili.

“Kita sudah tangguhkan penahanan kepada Ketua DPRD Kota Kupang sejak pagi tadi,” kata Kapolresta Kupang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Heri Sulistiyanto di Kupang, NTT, Rabu (26/5).

Alasan pemberian penangguhan penahanan kepada Ketua Dewan Kota Kupang, menurut dia, karena adanya permohonan istrinya Yohana Rebo yang menjamin Viktor Lerik tidak akan mengulangi perbuatannya, menghilangkan barang bukti dan melarikan diri.

“Sebenarnya pertimbangan utama adalah alasan kemanusiaan, karena penjamin adalah istrinya,” kata dia.

Dia membantah alasan penangguhan penahanan tersebut karena Viktor Lerik adalah Ketua DPRD Kota Kupang sehingga mengabaikan tugasnya sebagai anggota Dewan. “Tidak ada alasan lain, seperti yang bersangkutan adalah anggota Dewan, karena permohonan penangguhan dari istrinya,” kata dia.

Ia menambahkan, sebelum ditangguhkan Ketua Dewan Kota Kupang sempat ditahan beberapa jam di sel Mapolresta Kupang setelah statusnya dinaikan dari tangkapan menjadi tahanan. “Dia (Viktor) sudah sempat ditahan di sel tahanan, sebelum ditangguhkan,” katanya.

Viktor Lerik ditahan penyidik Polresta Kota Kupang karena melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepada direktur PT Suara Sejati saat pertemuan Komisi C dan karyawan terkait pembayaran upah yang di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 800.000.

tempointeraktif/rif

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…