Rabu, 26 Mei 2010 15:50 WIB Karanganyar Share :

Pemkab akan tutup lokasi limbah

Karanganyar (Espos)–Pemkab Karanganyar mengancam menutup paksa tempat penampungan limbah di Dukuh Soko Desa Sukosari, Jumantono. Pemilik lahan diberikan waktu sampai Senin (31/5), guna membersihkan semua material limbah di lokasi. Hal itu karena sejauh ini tidak ada itikad baik dari pemilik lahan untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, melalui Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Nunung Susanto, menegaskan tidak menutup kemungkinan Pemkab juga membawa kasusnya ke proses hukum mengingat sarana yang dikeluhkan warga itu tidak dilengkapi izin.
“Kami beri batas waktu sampai Senin (31/5) depan. Jika tidak juga ditindaklanjuti dan dibersihkan, Pemkab akan mengambil alih (penutupannya). Pemiliknya juga akan ditindak tegas dan dibawa ke  proses hukum,” ungkapnya seusai mendampingi Bupati melakukan inspeksi mendadak ke lokasi penampungan limbah, Rabu (26/5).

Kepala Desa (Kades) Sukosari, Ramelan, menyatakan warga sudah hilang kesabaran terkait persoalan itu. Selain tidak menanggapi panggilan pemerintah desa (Pemdes) yang dilayangkan tiga kali, pemilik lahan yang diketahui sebagai warga Dukuh Trani Desa Genengsari, Polokaro, Sukoharjo, juga mengabaikan panggilan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Karanganyar.

try

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…