Rabu, 26 Mei 2010 18:48 WIB Klaten Share :

Pangdam IV/ Diponegoro
junjung netralitas TNI dalam Pilkada

Klaten (Espos)--Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro, Mayjen TNI Budiman menegaskan, kalangan TNI harus netral dalam setiap perhelatan Pilkada.

Hal itu diungkapkan Pangdam saat mengunjungi Makodim 0723/Klaten, Rabu (26/5). Dia mengatakan, netralitas TNI merupakan prinsip yang tidak bisa ditawar lagi dalam Pilkada maupun ajang pesta demokrasi lainnya. Netralitas, paparnya, bukan lagi penekanan tugas tapi harus ditaati dan dilaksanakan oleh seluruh personel TNI.

“Kalau ada yang berani coba-coba, akan ada sanksi tegas,” katanya.

Menurutnya, anggota yang nekat memihak dan mendukung salah satu calon, maka konsekuensi atas ketidaknetralan itu harus ditanggung yang bersangkutan. Dia menekankan jika TNI ingin dipercaya rakyat, maka semua personel harus bekerja dengan baik.

Pangdam menambahkan, TNI siap menjamin keamanan Pilkada di kawasan Soloraya dengan menyiapkan tiga batalyon TNI AD. Menurutnya, tiga batalyon itu akan dikerahkan membantu Polri dalam kondisi tertentu sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan mulus. Dia mengatakan, TNI berkomitmen ikut mewujudkan Pilkada yang aman dan demokratis.

rei

Lowongan Pekerjaan
Kepala Sekolah KB & TKIT Alhikam Delanggu, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…