Rabu, 26 Mei 2010 15:00 WIB Sragen Share :

Kasus purnabakti, Mediasi Mahmudi-Kajari deadlock

Sragen (Espos)–Sidang mediasi gugatan perlawanan hukum Mahmudi Tohpati bersama 16 eks Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Sragen terhadap Kajari atas putusan pidana No 50/Pid.B/2008/PN.Srg junto No 14/Pid/2009/PT.Smg mengalami deadlock, Rabu (26/5). Akibatnya sidang lanjutan atas gugatan perlawanan hukum Mahmudi Tohpati berlanjut.

Sidang kali kedua dengan agenda mediasi penggugat Mahmudi Tohpati dan tergugat Kajari di Pengadilan Negeri (PN) Sragen berlangsung singkat. Kedua belah pihak, baik penggugat dan tergugat tidak ada titik temu dalam mediasi itu. Masing-masing pihak mempertahankan pendapatnya.

“Sidang mediasi kali kedua ini tidak ada titik temu atau deadlock,” tegas Mahmudi Tohpati yang didampingi kuasa hukumnya Ahmad Faisal Prawata SH dan sejumlah aktivis Ormas lainnya.

trh

Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…