Rabu, 26 Mei 2010 21:03 WIB Sepak Bola Share :

Daniele De Rossi miliki peran penting dalam pasukan Azzurri

Sosok Daniele De Rossi memiliki peran penting dalam pasukan Azzurri. Dia menjadi bagian dari skuat juara dunia di Jerman 2006 dan kini masih dipercaya memegang peran penting di Timnas Italia menghadapi Piala Dunia 2010.

Saat bersama klubnya, AS Roma, gelandang berusia 27 tahun ini biasa berperan sebagai gelandang bertahan. Namun saat membela tim nasional, peran De Rossi berubah menjadi gelandang serang. Perubahan posisi ini ternyata tak mempengaruhi performa penyabet penghargaan terbaik Italia tahun 2009 tersebut. Performanya tetap terjaga dan efektif memecah konsentrasi lawan. De Rossi juga sangat berbahaya saat berada di kotak penalti lawan.

Gelandang yang mendapatkan julukan Capitan Futuro atau kapten masa depan dari fans Roma tersebut terkenal dengan sikapnya yang sportif. Sikap sportif De Rossi sempat mendapatkan pujian dari wasit Mauro Bergonzi yang memimpin pertandingan Roma kontra Messina di Seri-A pada Maret 2006.

Saat itu dia mencetak gol yang tercipta karena dorongan tangannya, namun Bergonzi tak melihat insiden itu dan mengesahkan gol De Rossi. Kemudian dia menghampiri wasit dan mengaku mendorong bola dengan tangganya dan wasit pun kemudian menganulir gol De Rossi. Roma kemudian memetik kemenangan 2-1.

Sikap sportif juga diperlihatkan pewaris nomor punggung 10 yang sebelumnya dikenakan Totti, setelah diganjar kartu merah akibat menyikut wajah Brian McBride pada laga Italia versus Amerika Serikat di penyisihan grup Piala Dunia 2006. Merasa bersalah karena mengakibatkan McBride mendapatkan tiga jahitan di wajahnya, pemain yang memimpin skuat  Italia saat memenangi medali perak Olimpiade Athena 2004 tersebut meminta maaf langsung seusai pertandingan.

Sikap dewasanya di lapangan membuat banyak kalangan mengharapkan De Rossi menjadi suksesor Fabio Cannavaro sebagai kapten Azzurri. Sebelum semua itu terjadi, De Rossi diharapkan terus menghidupkan sinarnya dan membawa tim nasionalnya mempertahankan gelar juara dunia di Afrika Selatan 2010.

anh

lowongan pekerjaan
PT. PERINTIS KARYA SENTOSA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…