Rabu, 26 Mei 2010 17:04 WIB News Share :

Boediono akui salah langkah jadi Wapres


Jakarta–
Wakil Presiden Boediono mengaku telah salah langkah menjadi pemimpin negara nomor 2 di Indonesia. Garis tanganlah yang membawa dirinya dari seorang pengajar menjadi wapres.

“Saya salah langkah mungkin jadi Wapres. Tapi ini garis tangan barangkali,” aku Boediono di depan ratusan siswa di SMU 1 Denpasar, Jl Kamboja, Denpasar, Rabu (26/5).

Boediono mengatakan, dirinya sebenarnya berasal dari dunia pendidikan. Meski begitu, Boediono tetap akan menjalankan amanat sebagai Wapres.

“Semoga amanah ini bisa kita jalankan dengan baik,” ujarnya.

Boediono biasa mengunjungi sekolah-sekolah dalam setiap kunjungan kerjanya di daerah. Boediono lalu meminta seluruh pendidik di Indonesia agar mendidik siswa-siswinya dengan kemampuan dan keterampilan untuk mengembangkan bangsa. Guru harus menjadi tauladan para siswanya.

“Saya sarankan untuk membaca biografi tokoh nasional maupun internasional,” pintanya.

dtc/isw

lowongan pekerjaan
PT. TUMBAKMAS NIAGASAKTI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…