Selasa, 25 Mei 2010 12:02 WIB Hukum Share :

Sidang praperadilan dimulai, massa pro dan kontra Susno adu yel-yel

Jakarta–Sidang praperadilan Susno Duadji baru saja berjalan 15 menit. Dua kelompok massa yang terbelah menjadi pendukung Susno dan kontra Susno kembali beraksi. Keduanya hanya dipisahkan pagar betis polisi sejauh 5 meter dan meneriakan yel-yel untuk memberi semangat massa.

“Bebaskan Susno, bebaskan Susno. Dia tidak bersalah, dia berani membongkar aib ditubuh polisi. Tidak perlu dipenjara,” kata seorang pengunjuk rasa dari kubu Susno di PN Jaksel, Jl Ampera Raya No 133, Selasa (25/5).

Meski jumlah massa lebih sedikit dari kemarin, antisipasi polisi tidak surut. Selain membentuk pagar betis dan menyiapkan tameng anti huru-hara sebagai persiapan menghalau massa, polisi juga memeriksa setiap pendemo yang memasuki areal parkir. Satu persatu pendemo diperiksa untuk memastikan tidak ada senjata tajam yang dapat menodai aksi damai tersebut.

Polisi juga melarang massa membentangkan spanduk bernada provokatif ikut dalam aksi. Seperti spanduk bertuliskan ‘Susno Maling’ bergambar monyet dan berkepala Susno.

Kendati spanduk provokatif dilarang, massa yang kontra Susno tetap saja melakukan cacian lewat yel-yel yang mereka nyanyikan.

“Tangkap-tangkap, tangkap Susno sekarang juga. Blog, goblog, goblog goblog, si Susno memang goblog,” caci massa pedenmo yang kontra Susno.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…