Selasa, 25 Mei 2010 23:54 WIB Boyolali Share :

Pemkab diminta kaji ulang data penerima bantuan

Boyolali (Espos)–Komisi III DPRD Kabupaten Boyolali meminta Pemkab setempat cermat dalam melakukan pendataan warga miskin (Gakin) penerima bantuan stimulan pemugaran rumah yang menurut rencana akan diberikan kepada sebanyak 1.060 kepala keluarga (KK) di Kota Susu pada tahun 2010 ini.

Hal itu agar penyaluran dana tersebut benar-benar dapat tepat sasaran. Anggota Komisi III DPRD Boyolali, Agung Supardi mengemukakan meskipun program bantuan pemugaran rumah telah diadakan untuk membantu meringankan beban masyarakat miskin yang belum memiliki tempat tinggal yang layak, keterbatasan anggaran menyebabkan masih banyak Gakin yang belum terkover dalam program tersebut.

“Saat ini program bantuan memang sudah ada, tapi pada kenyataannya masih cukup banyak daerah yang masyarakatnya miskin namun belum terkover dalam program tersebut. Sehingga dalam pelaksanaan program penyaluran bantuan pemugaran rumah tersebut, Pemkab seharusnya cermat dalam melakukan pendataan terhadap keluarga miskin yang dinilai layak untuk menerima bantuan dimaksud,” ungkap Agung ketika ditemui Espos di Boyolali, Selasa (25/5).

Agung berharap dalam melakukan pendataan, Pemkab setempat mengikutsertakan pemerintah desa/kelurahan di masing-masing wilayah karena mereka merupakan barisan terdepan yang menurutnya paling mengetahui kondisi masyarakat di lapangan.

“Bila perlu data yang ada saat ini, ditinjau ulang apakah KK yang dinyatakan sebagai penerima bantuan tersebut sekarang ini kondisinya masih layak atau tidak menerima bantuan itu. Bila tidak, dalam arti ternyata kondisi ekonomi keluarga tersebut bisa dikatakan baik atau mampu, tentu diupayakan agar bantuan tersebut bisa dialihkan kepada keluarga lain yang benar-benar membutuhkan,” ungkap Agung.

Sebagaimana diketahui, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan (Bapermaskin) Kabupaten Boyolali bakal menyalurkan dana bantuan stimulan pemugaran rumah untuk 1.060 rumah kepala keluarga (KK) miskin di wilayah Kota Susu pada tahun 2010 ini. Penyaluran dana dengan nilai total Rp 2,6 miliar tersebut paling lambat diberikan pada bulan Juni mendatang.

“Untuk masing-masing rumah KK miskin akan diberikan dana bantuan stimulan untuk pemugaran rumah senilai Rp 2,5 juta. Saat ini baru dilakukan sosialisasi tentang program bantuan pemugaran rumah kepada seluruh camat, yang nantinya akan menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan pemerintah desa (Pemdes) terkait data administrasi KK miskin yang akan diajukan sebagai penerima bantuan tersebut,” ujar Kasubbid Pemberdayaan Fasilitas dan Pemantauan Penanggulangan Kemiskinan Bapermaskin Kabupaten Boyolali, Mulyanto, mewakili Kabid Pemberdayaan Penanggulangan Kemiskinan Bapermaskin, Jaka Santosa.

sry

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…