Selasa, 25 Mei 2010 18:32 WIB News Share :

Menkominfo luncurkan internet murah untuk 5.748 Kecamatan

Pekanbaru– Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Tifatul Sembiring meluncurkan Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK) untuk 5.748 kecamatan sebagai bagian dari program Universal Service Obligation (USO) untuk pemberdayaan masyarakat terisolir.

“Layanan ini bertujuan untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang informasi dan komunikasi, serta untuk meningkatkan peranan kelompok-kelompok masyarakat sebagai wahana partisipasi mereka dalam pelaksanaan pembangunan,” kata Tifatul Sembiring, di Pekanbaru, Selasa (25/5).

Peluncuran PLIK dilakukan disela penyelenggaran Pekan Informasi Nasional (PIN) yang dihadiri sekitar 1.000 peserta dari sejumlah provinsi. Dalam program tersebut, lanjutnya, Kominfo telah menentukan empat perusahaan jasa informasi dan teknologi komunikasi untuk pengadaan perangkat dan jaringan internet melalui proses tender, diantara adalah PT Aplikanusa Lintasarta dan PT Telkom.

“Pemasangan perangkat bisa dilakukan dengan cepat dan program ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2010,” ujarnya.

Menkominfo sempat menguji coba layanan PLIK untuk melakukan video conference dengan warga di Kecamatan Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, Tifatul juga menyapa warga di Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kecamatan Brastagi di Provinsi Sumatera Utara.

“Saya berharap bantuan pemerintah ini digunakan untuk hal yang positif, terutama untuk membantu belajar siswa,” tuturnya.

Wakil Bupati Kabupaten Timor Tengah Selatan, Benny A Litelnoni, melalui layanan video mengatakan sangat bersyukur dengan adanya program tersebut. Sebab, layanan PLIK yang ditempatkan di SMAN I Kecamatan Soe itu adalah yang pertama di daerah tersebut. Sedangkan, daerah itu hingga kini masih cukup terisolir dan berjarak sekitar 110 kilometer dari Kupang, Ibukota NTT.

“Kami sangat senang karena pemerintah tidak melupakan kami yang berada di ufuk Timur. Ini adalah internet publik pertama di Soe yang merupakan daerah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste,” tandas Benny.

ant/isw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU REJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Visi Pedagogis Daoed Joesoef

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (27/01/2018). Esai ini karya M. Fauzi Sukri, penulis buku Guru dan Berguru (2015) dan Pembaca Serakah (2017). Alamat e-mail penulis adalah fauzi_sukri@yahoo.co.id. Solopos.com, SOLO–Indonesia, khususnya dunia pendidikan, kehilangan sosok pemikir pedagogis tangguh yang…