Selasa, 25 Mei 2010 12:49 WIB Pendidikan Share :

Mahasiswa diajak memecahkan konflik


Solo (Espos)–
Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) bekerjasama dengan Mahkamah Konstitusi menggelar lomba debat antar universitas yang berada di region III, Jawa Tengah-DIY, Senin-Rabu (24-26/5).

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa diajak untuk mengkritisi persoalan dan isu terkini terkait permasalahan di dalam tubuh konstitusi negara dan peraturan Undang-Undang (UU) yang dampak luas terhadap masyarakat. Beberapa tema debat yang diangkat di antaranya penggunaan kartu tanda pengenal (KTP) pada pemilihan umum daerah (Pilkada), menelisik UU Agama hingga Badan Hukum Pendidikan (BHP).

Menurut Ketua Panitia, Bambang Santosa, sedikitnya ada 12 perguruan tinggi di wilayah Jateng dan DIY yang meramaikan lomba debat tersebut, di antaranya Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Dia mengatakan, tidak semua perguruan tinggi dapat mengikuti acara tersebut karena perwakilan masing-masing perguruan tinggi itu secara langsung ditunjuk oleh MK, selaku penyelenggara.

das

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Murid Kencing Berlari, Guru (Honorer) Mati Seorang Diri

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (5/2/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Pendidikan Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Bambang Ekalaya atau sering disebut Palgunadi adalah…