Selasa, 25 Mei 2010 16:02 WIB News,Ekonomi Share :

Evolusi baru berkomunikasi

“Semuanya ada di internet”.
Ungkapan itu tidak berlebihan karena informasi soal apa saja bisa didapat melalui internet. Kapan saja dan di mana saja. Tak heran jika kian banyak orang yang memanfaatkan jaringan dunia maya ini. Kini dunia maya pun jadi sebuah kebutuhan.

Dibandingkan dengan belasan tahun lalu, akses internet dulu sangat terbatas, baik dari segi kualitas maupun ketersediaan lokasi untuk mengakses internet. Masyarakat umum harus datang ke warung internet (Warnet)buat browsing yang mereka cari. Kini bukan eranya internet serba terbatas. Dengan mudahnya internet diakses melalui Ponsel dalam satu genggaman.

Seiring berkembangnya teknologi seluler, masyarakat kian dimanjakan kecepatan mengakses internet ini dari Ponsel. Bahkan, akses internet kini sudah semakin cepat dengan hadirnya Long Term Evolution (LTE). Di Indonesia, layanan mobile broadband ini diawali oleh Telkomsel yang sebentar lagi akan melakukan uji coba LTE yang dipasarkan sebagai 4G.
LTE merupakan layanan berkemampuan tinggi dalam sistem komunikasi mobile. LTE juga merupakan langkah menuju generasi ke-4 (4G) dari teknologi radio yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan jaringan telepon mobile.

“Yang pasti, LTE ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan generasi sebelumnya,” kata Supervisor Sales and Marketing Telkomsel Grapari Solo, Makmur L Tobing.
Telkomsel melihat LTE sebagai salah satu teknologi alternatif yang dibutuhkan untuk melayani perkembangan mobile broadband khususnya untuk mengakomodasi perkembangan kebutuhan kapasitas dan kualitas layanan mobile broadband yang andal.

Dalam situs Telkomsel, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Telkomsel, Herfini Haryono mengatakan kesiapan dalam menguji coba teknologi terbaru ini semakin menguatkan komitmen Telkomsel dalam berinvestasi sekaligus memandu perkembangan industri telekomunikasi seluler di Indonesia memasuki era baru layanan mobile broadband.

Tanpa batas

Telkomsel saat ini telah memasuki tahap finalisasi kesiapan infrastruktur teknologi yang akan diuji coba, seperti e-Node B, Mobility Management Entity (MME), System Architecture Evolution Gateway (SAE-GW), IP Multimedia Subsystem (IMS), dan lain-lain. Persiapan uji coba LTE telah dimulai sejak Januari 2010 dan diharapkan sebelum akhir semester pertama 2010 sudah dapat dilakukan uji coba download dengan kecepatan tinggi.

Ke depannya LTE diprediksi akan membawa perubahan industri telekomunikasi yang cukup signifikan, di mana pada era LTE perkembangan layanan berbasis data akan semakin pesat seiring dengan peningkatan kemampuan teknologi akses tersebut. Perkembangan layanan berbasis data juga ditentukan oleh berbagai aplikasi atau service layer, seperti teknologi IMS, Service Delivery Platform (SDP), dan Cloud Computing.

Di sisi lain, untuk mengembangkan berbagai layanan ke depan operator membutuhkan dukungan dari mitra kerja, seperti penyedia konten, aplikasi, dan device.
Sementara itu, orang-orang meyakini dengan kehadiran 4G ini, kecepatan akses data seolah menjadi tanpa batas. Seperti dikatakan salah seorang warga Solo, Andriana. “Saya hanya pernah dengar istilah 4G, tapi belum tahu seperti apa. Setahu saya, akses 3G saja sudah cepat, apalagi 4G. Pasti lebih cepat. Dengan Ponsel yang mendukung layanan ini, ngapain aja di mana aja nggak ada batasnya,” kata dia.

Ungkapan serupa disampaikan Kun Fajjari, pekerja di proyek pertambangan di Kalimantan. “Dengan jaringan yang begitu luas, komunikasi dengan keluarga akan semakin mudah dan nyaman.”

Oleh:Akhmad Ludiyanto

lowongan pekerjaan
Fila Djaya Plasindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…