Selasa, 25 Mei 2010 14:22 WIB Boyolali Share :

Boyolali digelontor DAK perikanan Rp 1,7 M

Boyolali (Espos)–Kabupaten Boyolali memperoleh bantuan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) perikanan senilai Rp 1,7 miliar.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Boyolali Dwi Priyatmoko mengatakan seluruh dana itu akan digunakan untuk tujuh kegiatan, antara lain unit pembenihan rakyat (UPR) senilai Rp 500 juta, pembesaran ikan bagi empat kelompok Rp 412 juta, unit pelayanan perikanan RP 300 juta dan sejumlah peningkatan fasilitas perikanan di Balai Benih Ikan (BBI).

“Terutama untuk pembenihan ikan dan saat ini yang menjadi primadona Boyolali yakni ikan lele,” ujarnya kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (25/5).

Ditambahkan Dwi, selama ini potensi ikan lele di Boyolali belum tergarap dengan optimal, terutama terkait dengan pembenihan ikan. “Pasokan benih bagi Kampung Lele di Desa Tegalrejo, Sawit itu berasal dari luar Boyolali yaitu dari Kediri dan Tulungagung, Jatim. Pasokannya mencapai 75 persen dari pasokan yang ada,” tambah dia.

Dwi menyatakan selama ini produksi lele di Kampung lele mencapai 12 ton/hari. Tetapi, di kampung lele hanya digunakan untuk pembesaran.

Dengan adanya bantuan DAK itu, tandas Dwi, diharapkan masyarakat bisa mengembangkan pembibitannya. Diakuinya, selama ini belum banyak investor yang mengembangkan pembibitan ikan lele berukuran antara 2 cm hingga 7 cm.

“Belum banyak yang berinvestasi untuk pembibitan. Padahal untuk ukuran 2 cm-7 cm yang dijual untuk memasok pembesaran ikan hanya membutuhkan waktu 21 hari untuk panen bibit,” paparnya.

Menurut Dwi, dengan pembibitan ikan lele itu bisa memberikan keuntungan sekitar 40 persen. “Baru ada dua investor yang saat ini bergerak di pembibitan yakni di Simo dan Banyudono,” pungkas dia.

fid

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…