Senin, 24 Mei 2010 14:35 WIB News Share :

Minta maaf, pemerkosa 11 bocah siap dihukum mati

Jakarta–Pelaku pemerkosaan 11 bocah SD di Bali dan Batam Mochammad Davis Suharto alias Si Codet,30, siap dihukum mati. Ia pun berurai air mata menyampaikan permintaan maaf kepada korban dan keluarganya.

Hal tersebut diutarakan Si Codet usai menjalani tes psikologis oleh Biro Psikologis di Polda Bali, JL WR Supratman, Denpasar, Senin (24/5/2010).

Si codet siap menerima hukuman terberat karena ia menyadari kesalahannya tersebut. “Saya mohon sekali untuk dimaafkan.  Saya terima apapun hukumannya. Jika ada yang menginginkan saya dieksekusi, saya iklhas,” katanya.

Si Codet memperkosa lima bocah SD di Bali pada awal tahun 2010 serta enam bocah SD di Batam pada pertengan tahun 2009. Sebagai ungkapan penyesalan, ia meminta maaf. “Kepada korban, keluarga korban, dari dalam hati nurani yang paling dalam, saya minta maaf,” ujarnya berlinang air mata.

Ia juga meminta kepada Presiden SBY, pejabat, maupun orang-orang yang mampu agar menyantuni para korban. Si Codet dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

dtc/ tiw

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…