Minggu, 23 Mei 2010 16:33 WIB Boyolali Share :

Warnet digerebek, Densus sita hardisk

Boyolali (Espos)–Salah satu warung internet (Warnet) di Kabupaten Boyolali, Warnet X-treem Cyber.Net, yang berlokasi di Jl Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Boyolali Kota, Jumat (21/5) malam lalu, digerebek tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teroris.

Informasi yang dihimpun Espos, Minggu (25/5), dari Warnet tersebut, tim Densus 88 menyita satu unit perangkat keras atau hardisk dari salah satu personal computer (PC), yang diduga pernah digunakan untuk meng-up load video tentang latihan militer teroris di Aceh, yang dilakukan salah seorang dari dua mahasiswa UMS yang menjadi pelaku penyebaran gambar tersebut.

Kedatangan tim Densus 88 pada Jumat malam itu dibenarkan oleh salah seorang operator Warnet X-treem Cyber.Net, Adi Susanto ketika ditemui wartawan, Minggu. “Ya, Jumat malam lalu memang ada tim Densus 88 datang ke sini (Warnet X-treem Cyber.Net-red), sekitar pukul 20.00 WIB,” ungkap Adi.

Menurut penuturan Adi, tim Densus 88 tersebut menyita satu unit hardisk berkapasitas 80 gigabyte (GB) dari PC nomor tujuh. Namun Adi mengaku tidak tahu menahu alasannya secara pasti, karena Densus tidak menjelaskan lebih lanjut terkait penyitaan tersebut. “Tapi oleh tim Densus hardisk yang disita tersebut kemudian diganti dengan hardisk yang berkapasitasnya 160 GB,” kata Adi.

Adi mengungkapkan, sebelumnya Densus juga pernah mendatangi Warnet itu. Saat itu Densus mengkeler seseorang yang diduga sebagai salah satu tersangka pelaku guna menunjukkan tempat dia browsing internet. “Tapi saat itu juga tidak ada yang mengetahui kalau yang dibawa itu pelaku teroris atau bukan,” tuturnya.

Adi mengaku hanya mengetahui tersangka yang dibawa oleh tim Densus tersebut dikabarkan browsing pada tanggal 2 Maret 2010 lalu. Sedangkan terkait kasus teroris yang mana, Adi mengaku dirinya juga tidak mengetahui secara pasti. “Tapi kabarnya, pelakunya dari Sragen,” imbuh dia.

Ditambahkan Adi, pemeriksaan yang dilakukan tim Densus di Warnet tersebut berlangsung sekitar lima jam. Peristiwa itu, diakui Adi, sempat menjadi tontonan masyarakat karena cukup banyak personel Densus yang datang. “Tapi tidak sampai mengganggu aktivitas di warnet. Setelah pemeriksaan tersebut sampai saat ini aktivitas masih berjalan seperti biasanya,” katanya.

sry

lowongan pekerjaan
Bengkel Bubut, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Karanganyar Makin Beradab

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (18/11/2017). Esai ini karya Imam Subkhan, Ketua RT 001/RW 019, Jaten, Karanganyar. Alamat e-mail penulis adalah imamsubkhan77@gmail.com.   Solopos.com, SOLO–Sepulang sekolah, anak mbarep saya, Nadhifa, yang sekarang duduk di kelas IV sekolah dasar di…