Minggu, 23 Mei 2010 14:19 WIB News Share :

Uji kesaktian, tewas tergantung

Kediri–Aksi nyeleneh dilakukan oleh Warin ,28,  bujangan asal Dusun Sumbernongko Desa Ngreco, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Gara-gara ingin mencoba kesaktiannya, dia nekat gantung diri dengan tali plastik di pohon apel samping rumahnya.

Akibatnya, penggembala kambing itu pun tewas dengan posisi menggantung setinggi lebih kurang 5 meter, Sabtu (22/5). Kondisi Warin diketahui tetangganya, Samuri (50).

“Korban murni bunuh diri, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuhnya. Kami juga mengamankan tali plastik warna biru yang digunakannya untuk gantung diri,” ungkap Kapolsek Kandat, AKP Suparlan.

Menurut anak buah Suparlan, Brigadir Yahya Triguna, keluarga dan tetangga menerangkan bahwa Warin tiga hari sebelumnya sempat ingin belajar mengaji. “Katanya biar sakti dan mempunyai ilmu kebal,” kata Yahya.

Karena Warin tidak bisa membaca Al Quran, akhirnya pihak keluarga memberikannya tulisan ayat Kursy dalam bentuk tulisan latin. Oleh korban, tulisan itu dibawa ke mana-mana dan selalu membacanya berulang-ulang hingga hapal. “Pihak keluarga menawari korban untuk dikirim ke pondok pesantren, tapi tidak mau,” ceritanya.

Diduga, dengan menghapal ayat Kursy tersebut, Warin sudah merasa yakin akan kesaktiannya dan mempunyai ilmu kekebalan tubuh. Untuk membuktikannya, korban nekat menggantung dirinya di pohon apel. “Menurut tetangga, dia tidak menunjukkan keanehan. Ya cuma itu saja, minta diajari baca Al Quran,” ucap Brigadir Yahya.

kompas.com/ tiw

lowongan pekerjaan
sales, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…