Minggu, 23 Mei 2010 15:33 WIB Sport Share :

Liverpool buruk karena dana minim

Liverpool--Musim 2009/2010 boleh disebut sebagai musim paling buruk yang pernah dialami Liverpool. Manajer Rafael Benitez “mendakwa” faktor minimnya dana sebagai penyebabnya.

Liverpool mengakhiri musim tanpa gelar. Sudah begitu, tim asal kota pelabuhan itu harus finis di luar empat besar klasemen akhir Liga Primer. Sesuatu yang cukup menyesakkan mengingat label The Big Four yang melekat kepada tim berlambang burung liver itu.

Di sepanjang musim 2009/10, Benitez banyak mendapatkan sorotan akibat performa Steven Gerrard dkk yang tak meyakinkan. Boleh jadi gerah karena hal tersebut, Senor Rafa menyampaikan pembelaannya.

“Apakah manajer memiliki kekuatan mutlak di Inggris? Tidak. Semua bergantung pada dana yang tersedia dan keputusan direktur eksekutif yang bernegosiasi soal pembelian pemain,” seru Benitez seperti dikutip dari The Press Association.

“Selain itu kesuksesan klub juga bergantung pada uang yang dimiliki klub dan pandai-pandainya klub untuk berburu di bursa transfer,” tandas eks arsitek Valencia itu.

Benitez selanjutnya membandingkan kondisi timnya dengan klub besar lain seperti Manchester United dan Chelsea. “Lihatlah pemain cadangan mereka seperti John Obi Mikel, Michael Owen, Salomon Kalou, Dimitar Berbatov, atau Michael Carrick yang gajinya bisa mencapai 4 juta poundsterling per tahun.”

“Ketika Portsmouth menawarkan Peter Crouch gaji lebih dari yang bisa kami bayarkan kepadanya dan menjanjikan kepada Peter tempat utama, maka situasinya menjadi sulit bagi kami untuk terus menahannya. Selain itu kedatangan Fernando Torres juga membuat Peter tidak bisa bermain banyak di Liverpool,” pungkas manajer kelahiran 16 April 1960 itu.

dtc/tya

Kolom

GAGASAN
Kids Zaman Now Membaca Media Cetak?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (12/2/2018) dan Harian Bisnis Indonesia edisi Sabtu (10/2/2018). Esai ini karya Lahyanto Nadie, pengampu Manajemen Media Massa di Kwik Kian Gie School of Business dan pengurus Yayasan Lembaga Pers dr. Soetomo Jakarta. Solopos.com,…