Minggu, 23 Mei 2010 12:50 WIB News Share :

Banjir rendam Gorontalo

Gorontalo–Hujan yang terus menerus mengguyur Gorontalo sejak Sabtu (22/5), menyebabkan sebagian besar wilayah itu kembali terendam banjir hingga Minggu (23/5) siang ini.

Banjir tersebut juga disebabkan meluapnya dua sungai besar di Gorontalo, yakni Sungai Bone dan Sungai Bulango. Sejumlah kelurahan di Kota Gorontalo yang masih tergenang antara lain Kelurahan Siendeng, Ipilo, Moodu, Tenilo, Donggala, Biawu, Heledulaa, dan Kelurahan Bugis. “Banjir ini terjadi sejak tadi malam,” kata Abdulah Hasan, warga Kelurahan Heledulaa Selatan.

Banjir yang menggenangi permukiman penduduk di wilayah itu ketinggiannya mencapai satu meter lebih. ”Ada yang hanya 30 meter, tapi ada pula wilayah yang ketinggian airnya mencapai satu meter lebih,” ujar Hawaria, warga Kelurahan Bugis, Kecamatan Kota Selatan.

Selain di Kota Gorontalo, banjir juga melanda sebagian desa di Kabupaten Gorontalo. Sejumlah daerah yang tergenang di wilayah itu antara lain Desa Pangadaa, Kecamatan Bongomeme, dan Desa Ilotidea, Kecamatan Tilango.

”Kami sudah mengungsi ke rumah saudara yang aman dari banjir,” kata Harun Lasena, warga di Desa Ilotidea. Hingga kini, warga di daerah itu mengaku khawatir kalau banjir masih menggenangi wilayah mereka dan akan berlangsung selama.

”Sebab hujan sepertinya akan terus mengguyur, ini pasti akan menyebabkan sungai kembali meluap dan banjir akan masih terus merendam kampung kami,” ungkap Farid, warga Kelurahan Biawu.

tempointeraktif/ tiw

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Sapa Salah Seleh

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (17/11/2017). Esai ini karya Tito Setyo Budi, esais, sastrawan, dan budayawan yang tinggal di Sragen. Alamat e-mail penulis adalah titoesbudi@yahoo.com Solopos.com, SOLO–Ada pepatah tua dalam khazanah budaya Jawa, yaitu sapa salah seleh. Artinya,…